Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Advertorial

Jalan Rusak di Desa Kian Dikeluhkan, Joni Kurnianto Desak Optimalisasi Dana Bankeu

badge-check


					Jalan Rusak di Desa Kian Dikeluhkan, Joni Kurnianto Desak Optimalisasi Dana Bankeu Perbesar

Pati, umbara.co.id – Keluhan warga terhadap kondisi jalan desa yang rusak makin sering terdengar. Dari jalan berlubang hingga akses yang nyaris tak bisa dilalui, masalah ini menyulitkan aktivitas warga di berbagai pelosok desa di Kabupaten Pati. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, angkat bicara.

Menurut Joni, kerusakan infrastruktur desa harus segera menjadi prioritas, terlebih dengan adanya Bantuan Keuangan (Bankeu) yang dikucurkan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Ia menilai dana tersebut harus diarahkan secara optimal untuk perawatan lingkungan, terutama jalan dan fasilitas umum lainnya.

“Kalau Bankeu Desa memang membutuhkan ya perawatan infrastruktur lingkungannya ya,” ujarnya saat ditemui usai rapat koordinasi.

Sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Pati, Joni juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam penggunaan dana tersebut. Menurutnya, peran inspektorat sudah berjalan, namun ia berharap pengawasan bisa lebih tajam dan menyasar titik-titik yang memang benar-benar membutuhkan perhatian.

“Untuk pengawasan inspektorat sudah berjalan sedemikian rupa, tinggal semoga saja titik-titiknya tepat, karena di desa-desa banyak jalan yang rusak,” imbuhnya.

Joni menyampaikan bahwa dirinya kerap menerima laporan langsung dari masyarakat soal rusaknya infrastruktur desa. Kondisi ini, kata dia, telah mengganggu aktivitas warga sehari-hari dan tak jarang memicu keluhan di berbagai forum.

“Masyarakat banyak mengeluh akibat infrastruktur desa yang banyak rusak,” tegasnya.

Ia pun berharap pemerintah daerah tidak menutup mata dan segera mengambil langkah konkret agar dana yang tersedia benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat pedesaan.

“Infrastruktur yang baik adalah kunci kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga desa. Jangan sampai warga terus menanggung akibat dari pembangunan yang tidak merata,” tutupnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial