Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Berita

Teror Peluru di Kantor Desa Langse: Ketakutan Menyelimuti Perangkat Desa

badge-check


					Teror Peluru di Kantor Desa Langse: Ketakutan Menyelimuti Perangkat Desa Perbesar

Pati – Suasana mencekam menyelimuti Desa Langse, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Sebuah insiden misterius mengguncang ketenangan warga: Kantor Balai Desa Langse diduga menjadi sasaran teror oleh orang tak dikenal. Bekas tembakan menghiasi jendela bagian depan kantor pemerintahan desa itu.

Rabu (28/5/2025) pagi, Kepala Desa Langse, Amrudin, mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menyebut ada sekitar enam titik bekas peluru yang ditemukan di area kantor desa. “Iya, ada. Kami langsung lapor ke Polsek dan minta tolong untuk turun ke lokasi,” ujar Amrudin saat dihubungi via telepon.

Menurutnya, kejadian tersebut diperkirakan berlangsung pada malam hari saat area kantor dalam keadaan sepi. Hingga saat ini, belum diketahui motif maupun pelaku di balik aksi tersebut. Namun yang pasti, rasa takut telah menyelimuti para perangkat desa.

“Perangkat takut, wong pada enggak tahu. Tiba-tiba ada tembakan. Ini jelas menakut-nakuti,” katanya. Saat insiden terjadi, Amrudin tengah berada di luar kota, tepatnya di Semarang. Ia pun belum bisa memberikan keterangan rinci mengenai jenis peluru atau senjata yang digunakan.

Meski dihantui ketegangan, aktivitas pelayanan publik di kantor desa tetap berjalan. Hanya saja, garis polisi kini membentang di sekitar lokasi kejadian, menandai bahwa insiden tersebut tengah dalam proses penyelidikan.

Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, menyebut timnya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi. “Barang bukti berupa peluru sudah kami amankan. INAFIS masih bekerja mendalami temuan di lapangan. Nanti akan kami rilis setelah data lengkap,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita