Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Berita

Teror Peluru di Kantor Desa Langse: Ketakutan Menyelimuti Perangkat Desa

badge-check


					Teror Peluru di Kantor Desa Langse: Ketakutan Menyelimuti Perangkat Desa Perbesar

Pati – Suasana mencekam menyelimuti Desa Langse, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Sebuah insiden misterius mengguncang ketenangan warga: Kantor Balai Desa Langse diduga menjadi sasaran teror oleh orang tak dikenal. Bekas tembakan menghiasi jendela bagian depan kantor pemerintahan desa itu.

Rabu (28/5/2025) pagi, Kepala Desa Langse, Amrudin, mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menyebut ada sekitar enam titik bekas peluru yang ditemukan di area kantor desa. “Iya, ada. Kami langsung lapor ke Polsek dan minta tolong untuk turun ke lokasi,” ujar Amrudin saat dihubungi via telepon.

Menurutnya, kejadian tersebut diperkirakan berlangsung pada malam hari saat area kantor dalam keadaan sepi. Hingga saat ini, belum diketahui motif maupun pelaku di balik aksi tersebut. Namun yang pasti, rasa takut telah menyelimuti para perangkat desa.

“Perangkat takut, wong pada enggak tahu. Tiba-tiba ada tembakan. Ini jelas menakut-nakuti,” katanya. Saat insiden terjadi, Amrudin tengah berada di luar kota, tepatnya di Semarang. Ia pun belum bisa memberikan keterangan rinci mengenai jenis peluru atau senjata yang digunakan.

Meski dihantui ketegangan, aktivitas pelayanan publik di kantor desa tetap berjalan. Hanya saja, garis polisi kini membentang di sekitar lokasi kejadian, menandai bahwa insiden tersebut tengah dalam proses penyelidikan.

Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, menyebut timnya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi. “Barang bukti berupa peluru sudah kami amankan. INAFIS masih bekerja mendalami temuan di lapangan. Nanti akan kami rilis setelah data lengkap,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial