Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Berita

PMII Pati Gelar Aksi Tolak Kenaikan PBB di Depan Pendapa Kabupaten Pati

badge-check


					PMII Pati Gelar Aksi Tolak Kenaikan PBB di Depan Pendapa Kabupaten Pati Perbesar

PATI – Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Pati menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendapa Kabupaten Pati pada Selasa (3/6/2025). Mereka menyuarakan penolakan terhadap kebijakan Bupati Pati, H. Sudewo, yang menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen pada tahun ini.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa membawa berbagai spanduk dan poster berisi kritik tajam. Salah satu yang menarik perhatian adalah plesetan dari kata-kata mutiara milik Bupati Pati, “Nilai yang kau dapat, harus kau pertanggungjawabkan terhadap ilmu yang kau kuasai,” yang diubah menjadi, “Pajak yang kau dapat harus kau pertanggungjawabkan terhadap PBB 250% yang kau naikkan.”

Koordinator aksi, Muhajirin, menyatakan bahwa kebijakan kenaikan PBB dinilai terburu-buru dan tidak memperhatikan kondisi masyarakat.

“Kami ingin mengklarifikasi langsung kepada Bupati Pati terkait kebijakan menaikkan PBB hingga 250 persen. Kami menilai ini kebijakan yang gegabah dan tidak berpihak pada rakyat kecil,” tegasnya.

Muhajirin juga menyebut bahwa aksi ini merupakan hasil dari kajian dan investigasi lapangan yang dilakukan PMII. “Sebelumnya kami sudah turun ke masyarakat, menyerap aspirasi mereka, dan menyusun pengaduan. Ini bukan sekadar aksi spontan, tapi hasil kajian mendalam,” tambahnya.

Massa aksi juga menuntut agar Bupati Pati H. Sudewo hadir langsung menemui para pengunjuk rasa. Namun setelah menunggu lebih dari satu jam, Bupati tak kunjung datang.

“Jangan yang kaudengar hanya tim sukses. Jangan kauanggap kami sengkuni. Seharusnya bapak harus turun. Jangan PBB yang kau naikkan. Tapi karaoke,” sindir Muhajirin dalam orasinya, yang disambut sorak massa.

Meski sempat ditemui oleh Kepala Satpol PP Sugiyono dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Riyoso, para kader PMII menilai kehadiran perwakilan tersebut belum cukup untuk menjawab tuntutan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial