Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

HPP Jagung Ditetapkan Rp 5.500, Petani Pati Bisa Jual Langsung ke Bulog

badge-check


					HPP Jagung Ditetapkan Rp 5.500, Petani Pati Bisa Jual Langsung ke Bulog Perbesar

Pati, umbara.co.id – Kabar baik datang bagi para petani jagung di Kabupaten Pati. Pemerintah resmi menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk jagung sebesar Rp 5.500 per kilogram. Menyambut langkah ini, Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudi Rustanto, menyatakan dukungan penuhnya.

Sudi menyebut kebijakan tersebut sebagai angin segar bagi petani yang selama ini bergantung pada tengkulak untuk menjual hasil panen mereka. Dengan adanya HPP, Bulog siap menyerap jagung langsung dari tangan petani.

“Kemarin sudah ada HPP dari pemerintah untuk harga jagung. Bulog ditugaskan untuk membeli dengan harga HPP Rp 5.500,” ungkap Sudi, Rabu (11/6).

Ia menilai, kehadiran Bulog sebagai pembeli langsung akan memperpendek rantai distribusi sekaligus memberikan harga yang lebih adil kepada petani.

“Ini sudah sangat membantu petani, menurut saya. Jadi sekarang sudah ada yang membeli langsung, memangkas peran tengkulak. Petani bisa langsung jual ke Bulog,” ujarnya.

Tak hanya itu, Sudi juga mengungkapkan bahwa Bulog kini sedang dalam tahap pencarian lokasi gudang penyimpanan jagung di wilayah Pati. Salah satu titik yang disiapkan adalah di Kecamatan Juwana, dengan kapasitas penyimpanan mencapai 3.000 ton.

“Saat ini Bulog sudah mencari gudang untuk penampungan. Info terakhir, ada di Juwana dengan kapasitas 3.000 ton,” tambahnya.

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesiapan infrastruktur dari Bulog, Sudi optimistis program ini akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani jagung di Pati.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial