Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

HPP Jagung Ditetapkan Rp 5.500, Petani Pati Bisa Jual Langsung ke Bulog

badge-check


					HPP Jagung Ditetapkan Rp 5.500, Petani Pati Bisa Jual Langsung ke Bulog Perbesar

Pati, umbara.co.id – Kabar baik datang bagi para petani jagung di Kabupaten Pati. Pemerintah resmi menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk jagung sebesar Rp 5.500 per kilogram. Menyambut langkah ini, Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudi Rustanto, menyatakan dukungan penuhnya.

Sudi menyebut kebijakan tersebut sebagai angin segar bagi petani yang selama ini bergantung pada tengkulak untuk menjual hasil panen mereka. Dengan adanya HPP, Bulog siap menyerap jagung langsung dari tangan petani.

“Kemarin sudah ada HPP dari pemerintah untuk harga jagung. Bulog ditugaskan untuk membeli dengan harga HPP Rp 5.500,” ungkap Sudi, Rabu (11/6).

Ia menilai, kehadiran Bulog sebagai pembeli langsung akan memperpendek rantai distribusi sekaligus memberikan harga yang lebih adil kepada petani.

“Ini sudah sangat membantu petani, menurut saya. Jadi sekarang sudah ada yang membeli langsung, memangkas peran tengkulak. Petani bisa langsung jual ke Bulog,” ujarnya.

Tak hanya itu, Sudi juga mengungkapkan bahwa Bulog kini sedang dalam tahap pencarian lokasi gudang penyimpanan jagung di wilayah Pati. Salah satu titik yang disiapkan adalah di Kecamatan Juwana, dengan kapasitas penyimpanan mencapai 3.000 ton.

“Saat ini Bulog sudah mencari gudang untuk penampungan. Info terakhir, ada di Juwana dengan kapasitas 3.000 ton,” tambahnya.

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesiapan infrastruktur dari Bulog, Sudi optimistis program ini akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani jagung di Pati.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial