Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Berita

Pati Masuk 11 Daerah Terpilih, Bupati Sudewo Tunjukkan Komitmen Bangun Koperasi Desa

badge-check


					Pati Masuk 11 Daerah Terpilih, Bupati Sudewo Tunjukkan Komitmen Bangun Koperasi Desa Perbesar

BANTUL – Kabupaten Pati menjadi salah satu dari 11 daerah terpilih yang diundang secara luring oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI dalam peresmian awal Percontohan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (15/6).

Bupati Pati, H. Sudewo, hadir langsung dalam acara tersebut bersama Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Pati, Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi, serta jajaran kepala desa yang tergabung dalam Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa (Pasopati). Kunjungan ini dimaksudkan sebagai sarana belajar langsung mengenai implementasi program KDKMP yang digagas oleh pemerintah pusat.

“Sekarang ini saya berada di Desa Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul. Alhamdulillah, Pak Bupati Bantul juga berkenan untuk mendampingi saya menghadiri acara Pak Menteri Koperasi. Saya hadir lengkap bersama Kepala Desa PASOPATI, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Pati, dan Satgas Percepatan dalam rangka berguru Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Sudewo.

Bupati menegaskan bahwa keikutsertaan ini menunjukkan keseriusan Pemkab Pati dalam mengembangkan koperasi desa sebagai pondasi perekonomian lokal. Ia menilai, kunjungan ini menjadi bekal penting agar langkah pengembangan koperasi di daerahnya berjalan dengan benar, terukur, dan memberi dampak nyata.

“Kami ingin Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ada di Kabupaten Pati langkah-langkahnya itu benar dan tepat, bisa membawa eksistensi perekonomian di tiap desa/kelurahan masing-masing,” imbuhnya.

Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Budi Arie Setiadi beserta jajaran kementerian dan para tamu undangan. Dalam sambutannya, Menteri Budi Arie menyampaikan bahwa koperasi merupakan alat perjuangan menuju masyarakat yang adil dan makmur.

“Tujuan negara ini membentuk koperasi adalah untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, bukan makmur dan adil. Jadi, yang harus kita wujudkan adalah ekonomi yang berkeadilan. Tiada kemakmuran tanpa keadilan,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah tonggak perubahan besar dalam sejarah gerakan koperasi nasional.

“Koperasi Desa Merah Putih adalah wujud dari keadilan sosial itu sendiri, sesuai amanat dan cita-cita negara ini. Ini gerakan rakyat. Kita ingin mencetak sejarah,” tambah Budi Arie.

Menurutnya, belum pernah dalam 80 tahun sejarah koperasi, ada penanganan secara menyeluruh seperti saat ini, di mana 18 kementerian dan lembaga dilibatkan langsung dalam pembentukan dan penguatan koperasi desa.

“Kita harus optimis, Koperasi Desa tidak akan gagal. Dengan inilah kita akan menghilangkan kemiskinan ekstrem dan menjadikan ekonomi rakyat mandiri,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial