Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

DPRD Pati Dorong Pengembangan Industri Pengolahan Ikan Lewat Investor

badge-check


					DPRD Pati Dorong Pengembangan Industri Pengolahan Ikan Lewat Investor Perbesar

Pati, umbara.co.id – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengembangkan industri pengolahan ikan mendapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Pati. Upaya tersebut dinilai sebagai salah satu strategi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menyatakan bahwa kehadiran investor di sektor pengolahan ikan akan berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Ia melihat peluang besar yang dapat dimaksimalkan jika Pemkab mampu mengarahkan investasi ke sektor ini.

“Kalau misalnya kita, pemerintah Kabupaten Pati dapat menghadirkan investor ke Kabupaten Pati itu merupakan ekonomi yang berkelanjutan. Karena bisa diolah di Kabupaten Pati,” ujar Yeti.

Yeti menambahkan, stabilitas harga ikan tangkap juga dapat terjaga melalui pengolahan lokal. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan para nelayan di Pati.

“Juga bisa dijadikan bahan makanan dan bisa menaikkan harga dari hasil tangkapan itu sendiri,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Yeti mengkritisi kondisi saat ini di mana sebagian besar hasil tangkapan nelayan masih dijual dalam bentuk mentah ke luar daerah. Hal itu, kata dia, menyebabkan nilai ekonomis hasil laut menjadi rendah.

“Selama ini kita lihat, banyak hasil tangkapan dari nelayan di Kabupaten Pati cuman disalurkan ke luar daerah Pati dengan hasil yang masih mentah (bahan baku mentah),” jelasnya.

Senada dengan Yeti, Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, juga menegaskan besarnya potensi sektor perikanan tangkap yang dimiliki daerah berjuluk Bumi Mina Tani ini. Ia menyebut jumlah kapal yang beroperasi saat ini sangat signifikan dan bisa menjadi modal besar dalam pengembangan industri perikanan.

“Kita di sini memiliki potensi sekitar 1.600 kapal purse seine dan kapal cantrang. Ini adalah potensi luar biasa yang dimiliki oleh Kabupaten Pati,” jelas Candra.

Dengan kombinasi potensi laut yang besar dan dukungan dari pihak legislatif, Pemkab Pati diharapkan dapat mengarahkan langkah konkret untuk membangun industri pengolahan ikan yang berdaya saing tinggi serta membawa manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial