Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

DPRD Pati Dorong Pengembangan Industri Pengolahan Ikan Lewat Investor

badge-check


					DPRD Pati Dorong Pengembangan Industri Pengolahan Ikan Lewat Investor Perbesar

Pati, umbara.co.id – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengembangkan industri pengolahan ikan mendapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Pati. Upaya tersebut dinilai sebagai salah satu strategi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, menyatakan bahwa kehadiran investor di sektor pengolahan ikan akan berdampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Ia melihat peluang besar yang dapat dimaksimalkan jika Pemkab mampu mengarahkan investasi ke sektor ini.

“Kalau misalnya kita, pemerintah Kabupaten Pati dapat menghadirkan investor ke Kabupaten Pati itu merupakan ekonomi yang berkelanjutan. Karena bisa diolah di Kabupaten Pati,” ujar Yeti.

Yeti menambahkan, stabilitas harga ikan tangkap juga dapat terjaga melalui pengolahan lokal. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan para nelayan di Pati.

“Juga bisa dijadikan bahan makanan dan bisa menaikkan harga dari hasil tangkapan itu sendiri,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Yeti mengkritisi kondisi saat ini di mana sebagian besar hasil tangkapan nelayan masih dijual dalam bentuk mentah ke luar daerah. Hal itu, kata dia, menyebabkan nilai ekonomis hasil laut menjadi rendah.

“Selama ini kita lihat, banyak hasil tangkapan dari nelayan di Kabupaten Pati cuman disalurkan ke luar daerah Pati dengan hasil yang masih mentah (bahan baku mentah),” jelasnya.

Senada dengan Yeti, Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, juga menegaskan besarnya potensi sektor perikanan tangkap yang dimiliki daerah berjuluk Bumi Mina Tani ini. Ia menyebut jumlah kapal yang beroperasi saat ini sangat signifikan dan bisa menjadi modal besar dalam pengembangan industri perikanan.

“Kita di sini memiliki potensi sekitar 1.600 kapal purse seine dan kapal cantrang. Ini adalah potensi luar biasa yang dimiliki oleh Kabupaten Pati,” jelas Candra.

Dengan kombinasi potensi laut yang besar dan dukungan dari pihak legislatif, Pemkab Pati diharapkan dapat mengarahkan langkah konkret untuk membangun industri pengolahan ikan yang berdaya saing tinggi serta membawa manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial