Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Berita

Pemkab Pati Klarifikasi Pelantikan Rini Susilowati sebagai Direktur RSUD Soewondo

badge-check


					Pemkab Pati Klarifikasi Pelantikan Rini Susilowati sebagai Direktur RSUD Soewondo Perbesar

Pati — Sorotan publik mengarah ke RSUD Soewondo Pati bukan karena layanan darurat atau antrean panjang pasien, melainkan karena satu nama: Rini Susilowati. Ia resmi dilantik sebagai Direktur rumah sakit milik Pemkab Pati tersebut, meski statusnya bukan lagi ASN aktif, melainkan pensiunan.

Pelantikan itu memantik reaksi. Badan Kepegawaian Negara (BKN) langsung meminta klarifikasi. Publik bertanya, bolehkah seorang pensiunan memimpin institusi layanan publik sekelas RSUD?

Namun, Pemerintah Kabupaten Pati tak tinggal diam. Plt Sekda Pati, Riyoso, dengan tegas menyatakan bahwa pelantikan ini telah melalui jalur hukum yang jelas.

“Sudah sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 dan PP Nomor 28 Tahun 2024. Bahkan telah kami harmonisasi dengan Kemenkumham dan biro hukum Provinsi,” jelasnya, Jumat (4/7/2025).

 

Ia menyebut, Pemkab telah memberikan klarifikasi resmi ke BKN dan penjelasan tersebut telah diterima. Tidak ada pelanggaran administratif, menurut Riyoso.

“Cek saja di BKPSDM, tidak ada masalah,” tambahnya.

Lebih jauh, Riyoso menyebut bahwa kebijakan Bupati Pati, Sudewo, tidak akan mungkin lepas dari dasar hukum. Pelantikan Rini disebut sebagai bagian dari langkah strategis, bukan manuver politik ataupun pelanggaran prosedur.

Di tengah riuh kritik, satu hal yang mungkin luput dari perhatian: komitmen perubahan. Rini Susilowati menyatakan siap melakukan pemetaan internal dan menyentuh langsung titik-titik rawan pelayanan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Kami akan fokus pada kualitas layanan, kebersihan, dan fasilitas. RSUD Soewondo harus menjadi rumah sakit kebanggaan warga Pati,” katanya usai pelantikan.

Bagi sebagian warga, mungkin yang terpenting bukan soal status ASN atau pensiun, melainkan: mampukah rumah sakit ini berubah? Bisa kah antrean dipangkas, pelayanan ditingkatkan, dan keluhan pasien direspons cepat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita