PATI, umbara.co.id – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyambut positif kebijakan regrouping sekolah dasar yang digagas oleh Bupati Pati, H. Sudewo, S.T., M.T. Menurutnya, langkah tersebut merupakan solusi logis menghadapi minimnya jumlah siswa di sejumlah sekolah.
Bandang menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati untuk memastikan pelaksanaan regrouping berjalan sesuai ketentuan.

“Regruping memang langkah yang tepat, tetapi tetap harus berbasis pada data yang lengkap dan kebijakan yang matang,” ujarnya.
Ia menyoroti fakta di lapangan, bahwa masih banyak SD di Pati yang hanya memiliki kurang dari 100 siswa. Bahkan di beberapa sekolah, jumlah siswa dalam satu kelas hanya berkisar antara 10 hingga 15 orang.
“Saya sepakat dengan regruping karena kenyataannya begitu. Satu sekolah hanya dihuni 10 sampai 15 murid per kelas, ini kan tidak efisien. Maka regrouping adalah pilihan rasional,” tandasnya.
Kebijakan ini, menurut Bandang, bukan hanya soal efisiensi anggaran, melainkan juga demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih optimal. Ia berharap, melalui regrouping, proses pembelajaran bisa lebih efektif, serta dapat meningkatkan interaksi antar siswa dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Bandang juga menegaskan, DPRD siap mengawal agar kebijakan ini tetap berpihak kepada kepentingan siswa dan guru. Ia berharap pelaksanaan di lapangan tidak menimbulkan polemik, dan meminta Dinas Pendidikan terbuka dalam menyampaikan data serta rencana ke masyarakat.
“Kuncinya adalah transparansi dan komunikasi. Masyarakat harus diberi pemahaman yang utuh agar tidak terjadi resistensi,” pungkasnya.
(ADV)














