Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Advertorial

RAPBD 2025 Disorot, DPRD Pati Soroti Turunnya Pendapatan Pati

badge-check


					RAPBD 2025 Disorot, DPRD Pati Soroti Turunnya Pendapatan Pati Perbesar

PATI, umbara.co.id – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pati angkat bicara soal adanya penurunan target pendapatan daerah dalam Rancangan Perubahan APBD (RAPBD) Tahun Anggaran 2025. Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Suyono, dalam forum Pandangan Umum Fraksi yang digelar menyusul penyampaian nota keuangan oleh Bupati Pati.

Menurut Suyono, penurunan target pendapatan ini bukan sekadar angka di atas kertas, tapi membawa dampak langsung terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Kami mencermati bahwa target pendapatan daerah mengalami penurunan. Ini tentu menjadi perhatian serius kami. Harus ada penjelasan yang jernih, transparan, dan solutif dari pihak eksekutif,” tegasnya.

Fraksi PDI Perjuangan pun meminta agar Pemerintah Kabupaten Pati menjelaskan secara detail penyebab turunnya target tersebut. Apakah karena faktor eksternal seperti kondisi ekonomi nasional, atau karena adanya hambatan dalam pengelolaan potensi pendapatan daerah.

“Yang penting bagi kami, bagaimana ke depan pemerintah tetap bisa menjaga keberlangsungan program prioritas, jangan sampai masyarakat dikorbankan karena penyesuaian anggaran,” tambah Suyono.

Pandangan ini disampaikan dalam rapat paripurna yang menjadi bagian dari proses pembahasan RAPBD Perubahan 2025. Fraksi PDI Perjuangan berharap pembahasan anggaran tahun ini dapat lebih fokus pada efisiensi, transparansi, dan keberpihakan pada masyarakat kecil.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial