Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Berita

Bupati Pati Ganti Rencana Unjuk Rasa 13 Agustus dengan Tasyakuran, Tuntutan Warga Terpenuhi

badge-check


					Bupati Pati Ganti Rencana Unjuk Rasa 13 Agustus dengan Tasyakuran, Tuntutan Warga Terpenuhi Perbesar

PATI – Rencana unjuk rasa yang semula dijadwalkan pada 13 Agustus di Kabupaten Pati akhirnya dialihkan menjadi acara tasyakuran. Keputusan ini diambil setelah Bupati Pati memenuhi berbagai tuntutan warga yang sebelumnya menjadi pemicu aksi tersebut.

Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara konstruktif sehingga situasi tetap kondusif dan harmonis.

Langkah ini disambut positif oleh warga, yang merasa aspirasi mereka direspons secara cepat dan efektif, sehingga suasana bisa tetap damai tanpa harus melakukan aksi massa.

Dengan pergantian acara menjadi tasyakuran, diharapkan kebersamaan dan persatuan masyarakat Pati semakin erat, sekaligus menjadi simbol tercapainya kesepahaman antara pemerintah dan warga.PATI – Rencana unjuk rasa yang semula dijadwalkan pada 13 Agustus di Kabupaten Pati akhirnya dialihkan menjadi acara tasyakuran. Keputusan ini diambil setelah Bupati Pati memenuhi berbagai tuntutan warga yang sebelumnya menjadi pemicu aksi tersebut.

Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara konstruktif sehingga situasi tetap kondusif dan harmonis.

Langkah ini disambut positif oleh warga, yang merasa aspirasi mereka direspons secara cepat dan efektif, sehingga suasana bisa tetap damai tanpa harus melakukan aksi massa.

Dengan pergantian acara menjadi tasyakuran, diharapkan kebersamaan dan persatuan masyarakat Pati semakin erat, sekaligus menjadi simbol tercapainya kesepahaman antara pemerintah dan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita