Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Berita

Bupati Pati Ganti Rencana Unjuk Rasa 13 Agustus dengan Tasyakuran, Tuntutan Warga Terpenuhi

badge-check


					Bupati Pati Ganti Rencana Unjuk Rasa 13 Agustus dengan Tasyakuran, Tuntutan Warga Terpenuhi Perbesar

PATI – Rencana unjuk rasa yang semula dijadwalkan pada 13 Agustus di Kabupaten Pati akhirnya dialihkan menjadi acara tasyakuran. Keputusan ini diambil setelah Bupati Pati memenuhi berbagai tuntutan warga yang sebelumnya menjadi pemicu aksi tersebut.

Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara konstruktif sehingga situasi tetap kondusif dan harmonis.

Langkah ini disambut positif oleh warga, yang merasa aspirasi mereka direspons secara cepat dan efektif, sehingga suasana bisa tetap damai tanpa harus melakukan aksi massa.

Dengan pergantian acara menjadi tasyakuran, diharapkan kebersamaan dan persatuan masyarakat Pati semakin erat, sekaligus menjadi simbol tercapainya kesepahaman antara pemerintah dan warga.PATI – Rencana unjuk rasa yang semula dijadwalkan pada 13 Agustus di Kabupaten Pati akhirnya dialihkan menjadi acara tasyakuran. Keputusan ini diambil setelah Bupati Pati memenuhi berbagai tuntutan warga yang sebelumnya menjadi pemicu aksi tersebut.

Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara konstruktif sehingga situasi tetap kondusif dan harmonis.

Langkah ini disambut positif oleh warga, yang merasa aspirasi mereka direspons secara cepat dan efektif, sehingga suasana bisa tetap damai tanpa harus melakukan aksi massa.

Dengan pergantian acara menjadi tasyakuran, diharapkan kebersamaan dan persatuan masyarakat Pati semakin erat, sekaligus menjadi simbol tercapainya kesepahaman antara pemerintah dan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial