Menu

Mode Gelap
Larangan Dokumentasi Saat Audiensi Picu Pertanyaan soal Keterbukaan Informasi Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal

Advertorial

DPRD Pati Soroti Sound Horeg, Minta Kegiatan Tradisi Tetap Jaga Kenyamanan

badge-check


					DPRD Pati Soroti Sound Horeg, Minta Kegiatan Tradisi Tetap Jaga Kenyamanan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Penggunaan sound horeg dalam sejumlah kegiatan masyarakat seperti sedekah bumi dan halal bihalal mendapat perhatian dari Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan HC. Ia menilai, euforia hiburan yang berlebihan berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan.

Danu menyampaikan bahwa sedekah bumi dan halal bihalal merupakan bagian dari tradisi lokal yang sarat nilai kebersamaan dan perlu terus dilestarikan. Namun, menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut harus tetap mengedepankan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Tradisi ini tentu kita dukung karena menjadi bagian dari budaya masyarakat. Tetapi penggunaan sound horeg harus dikendalikan agar tidak berlebihan,” ujarnya.

Ia menyoroti tingginya volume suara yang kerap digunakan dalam kegiatan tersebut, terutama saat berlangsung hingga malam hari. Kondisi ini dinilai dapat memicu keluhan warga yang membutuhkan waktu istirahat.

“Kalau volumenya terlalu keras dan waktunya tidak dibatasi, ini bisa mengganggu. Harus ada pengaturan yang jelas agar tidak menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Danu meminta panitia penyelenggara untuk memperhatikan aspek teknis, mulai dari durasi acara hingga tingkat kebisingan. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah desa dan aparat keamanan sebelum kegiatan digelar.

Dengan langkah tersebut, ia berharap setiap kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak negatif.

“Intinya keseimbangan. Tradisi tetap jalan, hiburan tetap ada, tapi kenyamanan masyarakat juga harus dijaga,” tutupnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Larangan Dokumentasi Saat Audiensi Picu Pertanyaan soal Keterbukaan Informasi

1 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

30 Juli 2026 - 16:01 WIB

Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah

29 Juli 2026 - 19:05 WIB

KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam

29 Juli 2026 - 18:25 WIB

Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional

22 Juli 2026 - 20:50 WIB

Trending di Advertorial