Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Yeti Kristianti Desak Pemerintah Pusat Stabilkan Harga Ketela

badge-check


					Yeti Kristianti Desak Pemerintah Pusat Stabilkan Harga Ketela Perbesar

PATI, umbara.co.id – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Gerindra, Yeti Kristianti, meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga ketela yang belakangan dinilai merugikan petani.

Ia menilai, fluktuasi harga yang tidak menentu telah berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi petani di daerah. Bahkan, situasi tersebut mulai mendorong sebagian petani beralih ke komoditas lain yang dianggap lebih menjanjikan, seperti tebu.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Ketika harga tidak stabil, petani yang paling terdampak dan akhirnya mencari alternatif tanaman lain,” ujarnya.

Yeti mengungkapkan, DPRD Pati bersama Dinas Pertanian tingkat kabupaten maupun provinsi telah melakukan koordinasi dan menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah pusat sebagai bentuk upaya perlindungan terhadap petani ketela.

“Kami sudah berkoordinasi dan menyuarakan langsung ke pemerintah pusat agar ada kebijakan yang berpihak pada petani ketela,” jelasnya.

Menurutnya, kestabilan harga menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan komoditas ketela di Kabupaten Pati. Jika harga tetap terjaga dan menguntungkan, petani diyakini tidak akan meninggalkan komoditas tersebut.

“Kalau harga bisa dijaga tetap stabil dan menguntungkan, petani tidak akan berpaling. Ketela ini punya potensi besar jika dikelola dengan baik,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah untuk memperkuat ekosistem pertanian secara menyeluruh, mulai dari distribusi hingga akses pasar. Hal ini dinilai penting agar petani tidak hanya bergantung pada harga, tetapi juga mendapatkan kepastian dalam pemasaran hasil panen.

“Pemerintah tidak hanya menjaga harga, tapi juga harus memastikan rantai pasok berjalan baik agar petani benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial