Menu

Mode Gelap
CFD Kembang Joyo Kembali Bergairah, Pemkab Pati Siapkan Penataan Kawasan Wujudkan Berdikari Ekonomi Lewat Ketahanan Pangan, GMNI Pati Gelar Refleksi Kritis di Usia ke-72 Legislator PDIP Nilai Peralihan ke Tebu Masih Wajar, Minta Pemerintah Jaga Harga Ketela Eko Sulistio Tekankan Integrasi Perencanaan hingga Pengawasan untuk Cegah Korupsi Sutrisno Soroti Pentingnya Sistem Transparan dalam Penyerapan Aspirasi Reses Tambakromo Dinilai Layak Miliki SMA Negeri, DPRD Soroti Pemerataan Pendidikan

Advertorial

CFD Kembang Joyo Kembali Bergairah, Pemkab Pati Siapkan Penataan Kawasan

badge-check


					CFD Kembang Joyo Kembali Bergairah, Pemkab Pati Siapkan Penataan Kawasan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Aktivitas Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Kembang Joyo, Minggu (26/4), kembali menggeliat dan menjadi magnet bagi masyarakat. Kegiatan ini tak hanya menghidupkan ruang publik, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turun langsung meninjau pelaksanaan CFD sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pemulihan ekonomi lokal sekaligus optimalisasi fungsi ruang terbuka.

CFD yang rutin digelar setiap Minggu genap itu dimanfaatkan warga untuk berolahraga, bersantai, hingga berkumpul bersama keluarga. Di sisi lain, Pasar Minggu pagi yang menyertai kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk dan menjaring pembeli.

“Nanti bulan Mei juga kita adakan penataan di Alun-Alun Kembang Joyo, dan untuk penerangan juga akan kita lakukan pengadaan di sini,” ujar Risma di sela peninjauan.

Menurutnya, penataan kawasan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung, sekaligus memperkuat daya tarik Alun-Alun Kembang Joyo sebagai pusat aktivitas masyarakat.

“Supaya Alun-Alun Kembang Joyo ini bisa ramai lagi, bisa meriah lagi, bisa menjadi tempat berkumpul keluarga, sehingga UMKM di Alun-Alun Kembang Joyo ini bisa ramai kembali,” tambahnya.

Pemkab Pati berharap, upaya penataan tersebut mampu menciptakan ekosistem ruang publik yang lebih tertata, aman, dan produktif. Dengan begitu, keberadaan CFD tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wujudkan Berdikari Ekonomi Lewat Ketahanan Pangan, GMNI Pati Gelar Refleksi Kritis di Usia ke-72

26 April 2026 - 12:16 WIB

Legislator PDIP Nilai Peralihan ke Tebu Masih Wajar, Minta Pemerintah Jaga Harga Ketela

25 April 2026 - 12:27 WIB

Eko Sulistio Tekankan Integrasi Perencanaan hingga Pengawasan untuk Cegah Korupsi

25 April 2026 - 11:02 WIB

Sutrisno Soroti Pentingnya Sistem Transparan dalam Penyerapan Aspirasi Reses

25 April 2026 - 10:57 WIB

Tambakromo Dinilai Layak Miliki SMA Negeri, DPRD Soroti Pemerataan Pendidikan

25 April 2026 - 10:43 WIB

Trending di Advertorial