Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Legislator PDIP Nilai Peralihan ke Tebu Masih Wajar, Minta Pemerintah Jaga Harga Ketela

badge-check


					Legislator PDIP Nilai Peralihan ke Tebu Masih Wajar, Minta Pemerintah Jaga Harga Ketela Perbesar

PATI, umbara.co.id – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Sudi Rustanto, menilai peralihan sebagian petani ketela ke tanaman tebu sebagai langkah yang logis di tengah tekanan ekonomi akibat fluktuasi harga komoditas.

Menurutnya, petani pada dasarnya memiliki strategi bertahan dengan menyesuaikan pilihan tanam terhadap kondisi pasar. Ketika harga ketela merosot dan berpotensi merugikan, beralih ke komoditas lain menjadi pilihan yang sulit dihindari.

“Ini bagian dari strategi bertahan petani. Ketika harga ketela anjlok dan menimbulkan kerugian, mereka pasti mencari alternatif yang lebih menjanjikan seperti tebu,” ujarnya.

Meski demikian, Sudi menegaskan bahwa pergeseran tersebut belum terjadi secara besar-besaran. Ia menyebut ketela masih menjadi komoditas utama yang diandalkan oleh mayoritas petani di wilayah Pati.

“Peralihannya tidak masif, hanya sebagian kecil saja. Artinya, ketela masih menjadi komoditas utama yang diandalkan,” jelasnya.

Kendati masih dalam batas wajar, ia mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak mengabaikan kondisi tersebut. Tanpa langkah antisipatif, peralihan dikhawatirkan bisa semakin meluas dan berdampak pada keberlanjutan produksi ketela.

“Kalau harga tidak dijaga, petani bisa terus meninggalkan ketela. Ini yang harus diantisipasi sejak sekarang,” tegasnya.

Ia pun mendorong adanya kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan kepastian bagi petani agar tetap bertahan menanam komoditas ketela.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial