Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945 DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu Ali Badrudin Tegaskan DPRD Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa

Advertorial

Ketua Komisi A DPRD Pati Dorong Evaluasi Regrouping Sekolah, Tekankan Kualitas Pembelajaran

badge-check


					Ketua Komisi A DPRD Pati Dorong Evaluasi Regrouping Sekolah, Tekankan Kualitas Pembelajaran Perbesar

PATI, umbara.co.id – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan regrouping sekolah dasar yang telah dilaksanakan pada tahun 2025. Ia menilai, kebijakan tersebut harus dipastikan tidak berdampak pada penurunan kualitas pembelajaran.

Narso menyampaikan bahwa regrouping sekolah merupakan kebijakan strategis, namun dalam implementasinya perlu pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan agar tujuan efisiensi tidak mengorbankan mutu pendidikan.

“Regrouping itu kebijakan yang baik jika dijalankan dengan perencanaan matang. Tapi kalau tidak dievaluasi, bisa menimbulkan persoalan baru, terutama terkait kualitas pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Ia menyoroti potensi masalah seperti bertambahnya jumlah rombongan belajar (rombel) serta perbedaan kapasitas ruang kelas dalam satu sekolah yang dapat memengaruhi efektivitas proses belajar mengajar.

“Jangan sampai karena penggabungan sekolah, justru terjadi penumpukan siswa dalam satu kelas atau ketimpangan fasilitas. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” jelasnya.

Komisi A, lanjut Narso, akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan strategis daerah, termasuk di sektor pendidikan. Ia juga meminta OPD terkait untuk lebih responsif dalam melakukan monitoring dan evaluasi di lapangan.

“Kami ingin setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi masyarakat. Evaluasi harus dilakukan secara berkala dan berbasis data, bukan hanya formalitas,” tegasnya.

Narso berharap, melalui evaluasi yang komprehensif, kebijakan regrouping dapat berjalan optimal dan tetap menjaga kualitas pendidikan di Kabupaten Pati.

“Intinya, kebijakan boleh berubah, tapi kualitas pendidikan tidak boleh turun. Itu yang harus dijaga bersama,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945

5 Juni 2026 - 20:58 WIB

DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil

2 Juni 2026 - 13:15 WIB

DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan

2 Juni 2026 - 13:14 WIB

Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan

2 Juni 2026 - 13:12 WIB

DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu

2 Juni 2026 - 13:10 WIB

Trending di Advertorial