Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Ketua Komisi A DPRD Pati Dorong Evaluasi Regrouping Sekolah, Tekankan Kualitas Pembelajaran

badge-check


					Ketua Komisi A DPRD Pati Dorong Evaluasi Regrouping Sekolah, Tekankan Kualitas Pembelajaran Perbesar

PATI, umbara.co.id – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan regrouping sekolah dasar yang telah dilaksanakan pada tahun 2025. Ia menilai, kebijakan tersebut harus dipastikan tidak berdampak pada penurunan kualitas pembelajaran.

Narso menyampaikan bahwa regrouping sekolah merupakan kebijakan strategis, namun dalam implementasinya perlu pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan agar tujuan efisiensi tidak mengorbankan mutu pendidikan.

“Regrouping itu kebijakan yang baik jika dijalankan dengan perencanaan matang. Tapi kalau tidak dievaluasi, bisa menimbulkan persoalan baru, terutama terkait kualitas pembelajaran di kelas,” ujarnya.

Ia menyoroti potensi masalah seperti bertambahnya jumlah rombongan belajar (rombel) serta perbedaan kapasitas ruang kelas dalam satu sekolah yang dapat memengaruhi efektivitas proses belajar mengajar.

“Jangan sampai karena penggabungan sekolah, justru terjadi penumpukan siswa dalam satu kelas atau ketimpangan fasilitas. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” jelasnya.

Komisi A, lanjut Narso, akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan strategis daerah, termasuk di sektor pendidikan. Ia juga meminta OPD terkait untuk lebih responsif dalam melakukan monitoring dan evaluasi di lapangan.

“Kami ingin setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi masyarakat. Evaluasi harus dilakukan secara berkala dan berbasis data, bukan hanya formalitas,” tegasnya.

Narso berharap, melalui evaluasi yang komprehensif, kebijakan regrouping dapat berjalan optimal dan tetap menjaga kualitas pendidikan di Kabupaten Pati.

“Intinya, kebijakan boleh berubah, tapi kualitas pendidikan tidak boleh turun. Itu yang harus dijaga bersama,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial