PATI, umbara.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) segera mengambil langkah cepat menyusul jebolnya tanggul sungai di Desa Jepat Lor, Kecamatan Tayu. Kerusakan tanggul sepanjang hampir satu kilometer itu menyebabkan air meluap dan merendam tambak milik warga.
Eko yang turun langsung meninjau lokasi mengaku prihatin melihat dampak yang ditimbulkan. Menurutnya, kerusakan tanggul tidak hanya mengancam infrastruktur, tetapi juga memukul sektor perikanan yang menjadi sumber penghasilan masyarakat setempat.
“Saya prihatin dengan kondisi tanggul yang jebol sepanjang hampir 1 kilometer. Tambak warga langsung terendam dan ini jelas merugikan masyarakat,” ujar Eko.
Politikus tersebut menilai penanganan darurat harus segera dilakukan agar luapan air tidak terus menggenangi kawasan tambak. Semakin lama dibiarkan, kerugian yang dialami warga dipastikan akan semakin besar.
Ia meminta Pemkab Pati segera berkoordinasi dengan BBWS dan instansi terkait untuk melakukan perbaikan, baik melalui langkah sementara maupun pembangunan tanggul secara permanen.
“Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut. Pemerintah harus bergerak cepat karena menyangkut mata pencaharian masyarakat. Perbaikan permanen juga harus menjadi prioritas agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” tegasnya.
Eko menambahkan, keberadaan tanggul memiliki peran penting dalam melindungi kawasan tambak di pesisir utara Pati. Karena itu, ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan penanganan darurat, tetapi juga menyusun langkah jangka panjang untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah tersebut.
“Kami minta ada upaya penanganan dari Pemkab Pati, karena kasihan tambak warga kalau ini dibiarkan,” pungkasnya.
(ADV)














