Menu

Mode Gelap
Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal Mewujudkan Pendidikan Inklusif: DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penarikan Biaya Berkedok Komite

Advertorial

Perkuat Ekonomi Pesisir, Fraksi Gerindra DPRD Pati Desak Pembentukan Perda Perikanan dan Garam

badge-check


					Perkuat Ekonomi Pesisir, Fraksi Gerindra DPRD Pati Desak Pembentukan Perda Perikanan dan Garam Perbesar

PATI – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk memperkuat perlindungan terhadap sektor kelautan dan perikanan melalui regulasi daerah yang berpihak kepada masyarakat pesisir. Menurutnya, kepastian hukum menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan usaha nelayan, petani garam, dan pelaku ekonomi bahari lainnya.

Yeti mengatakan wilayah pesisir Kabupaten Pati memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Mulai dari sektor perikanan tangkap, budidaya, hingga produksi garam telah menjadi sumber penghidupan bagi ribuan keluarga. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan kebijakan yang mampu memberikan rasa aman dan kepastian usaha.

“Potensi kelautan yang dimiliki Kabupaten Pati sangat besar. Karena itu, pemerintah daerah perlu menghadirkan regulasi yang mampu melindungi para pelaku usaha pesisir agar mereka memiliki kepastian dalam menjalankan aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Menurut Yeti, tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir tidak hanya berasal dari perubahan cuaca dan kondisi alam, tetapi juga fluktuasi harga, akses pemasaran, hingga ketidakpastian usaha. Oleh sebab itu, kebijakan daerah harus mampu menjadi instrumen yang memberikan perlindungan sekaligus mendorong peningkatan daya saing sektor bahari.

Ia menilai penyusunan regulasi yang komprehensif dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menghadirkan berbagai program pemberdayaan, mulai dari penguatan akses permodalan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur pendukung, hingga perluasan pasar hasil perikanan dan garam.

“Kebijakan yang baik harus memberikan kepastian bagi masyarakat. Ketika nelayan dan petani garam merasa terlindungi, mereka akan lebih percaya diri untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usahanya,” katanya.

Yeti juga berharap pembangunan ekonomi pesisir tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi turut memperhatikan aspek keberlanjutan, kesejahteraan masyarakat, dan perlindungan terhadap pelaku usaha lokal agar mampu menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Ia menegaskan DPRD Kabupaten Pati akan terus mengawal penyusunan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat pesisir sehingga potensi kelautan yang dimiliki daerah dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga.

“Kami ingin sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Dengan regulasi yang kuat dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan, saya yakin kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Pati akan semakin meningkat,” pungkas Yeti.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

30 Juli 2026 - 16:01 WIB

Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah

29 Juli 2026 - 19:05 WIB

KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam

29 Juli 2026 - 18:25 WIB

Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional

22 Juli 2026 - 20:50 WIB

Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal

20 Juli 2026 - 19:25 WIB

Trending di Berita