PATI, umbara.co.id – Upaya mempercantik wajah Kabupaten Pati melalui renovasi taman dinilai sebagai langkah positif. Namun, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi NasDem, Didin Syafrudin, mengingatkan agar pembangunan fisik tetap diseimbangkan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kondisi yang sedang dihadapi masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi, kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga dinilai lebih mendesak.
“Keindahan kota memang menjadi bagian dari pembangunan daerah. Tetapi jangan sampai perhatian terhadap estetika mengurangi fokus pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Didin.
Ia menilai taman kota memiliki fungsi sebagai ruang publik yang mendukung aktivitas sosial masyarakat. Meski demikian, pelaksanaannya harus dilakukan pada waktu yang tepat dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
“Kalau kondisi keuangan daerah memungkinkan, tentu pembangunan taman bisa dilanjutkan. Tetapi sekarang kita juga harus memastikan kebutuhan masyarakat yang lebih mendasar sudah terpenuhi,” ujarnya.
Didin menambahkan, pemerintah perlu memperkuat program yang berdampak langsung terhadap masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi hingga peningkatan kualitas layanan publik.
“Ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya terlihat dari indahnya fasilitas umum, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Itu yang harus menjadi orientasi bersama,” tegasnya.
Ia berharap setiap kebijakan pembangunan dilakukan secara proporsional sehingga pembangunan infrastruktur, ruang publik, dan program kesejahteraan dapat berjalan beriringan tanpa mengabaikan salah satunya.
“Dengan perencanaan yang matang, saya yakin pembangunan estetika kota dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan seimbang. Itulah yang harus menjadi tujuan pembangunan di Kabupaten Pati,” pungkasnya.
(ADV)














