Menu

Mode Gelap
Suhartini Apresiasi Pemeriksaan Mata Gratis, Dorong Cakupan Diperluas DPRD Pati Buka Peluang Jeruk Pamelo Dikembangkan Jadi Wisata Agro Legislator Golkar: Jeruk Pamelo Bisa Jadi Identitas Baru Bumi Mina Tani DPRD Pati Ingatkan Penggunaan APBD Jangan Berhenti pada Serapan Anggaran Komisi B DPRD Pati Dorong Pengendalian Inflasi Berbasis Kebutuhan Masyarakat Adhi Pamungkas: Pencegahan Kematian Ibu Harus Dimulai Sebelum Menikah

Advertorial

Komisi B Pati Soroti Pentingnya Edukasi dalam Program Ketahanan Pangan

badge-check


					Komisi B Pati Soroti Pentingnya Edukasi dalam Program Ketahanan Pangan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Program ketahanan pangan nasional yang mendorong masyarakat menanam sayur-mayur secara mandiri dinilai membutuhkan edukasi yang kuat. Komisi B DPRD Kabupaten Pati mengingatkan agar masyarakat tidak hanya diperkenalkan pada program, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai cara menjalankannya.

Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslikan, mengatakan edukasi menjadi bagian penting dalam memastikan Program Keluarga Berdaya dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, masyarakat memiliki kondisi dan kemampuan yang berbeda-beda. Karena itu, pemerintah perlu memberikan pendampingan yang sesuai agar program tidak berhenti pada tahap sosialisasi.

“Iya harus edukasi, tidak hanya sekadar jargon. Tidak hanya program yang tidak ada follow-up-nya,” tegas Muslikan.

Politisi Fraksi PPP tersebut menilai program ketahanan pangan harus memiliki kesinambungan. Setelah masyarakat mendapatkan informasi mengenai program, perlu ada tindak lanjut untuk melihat apakah program benar-benar dijalankan dan memberikan manfaat.

Muslikan menyebut keberadaan Dinas Ketahanan Pangan memiliki peran penting dalam proses tersebut. Sosialisasi perlu dilakukan secara serius dengan menjelaskan manfaat sekaligus langkah praktis yang dapat dilakukan masyarakat.

Ia pun menyatakan Komisi B terbuka memberikan dukungan selama program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Yang pasti, kami dari Komisi B, kalau itu memang program yang betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat dan menguntungkan masyarakat, tak jadi persoalan,” ujarnya.

Menurut Muslikan, keberhasilan ketahanan pangan berbasis keluarga pada akhirnya bukan hanya ditentukan oleh adanya program, tetapi juga oleh tingkat partisipasi masyarakat.

Karena itu, ia mendorong agar edukasi dan pendampingan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan Program Keluarga Berdaya.

Dengan pendekatan tersebut, program diharapkan mampu membentuk kebiasaan baru di masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber pangan sekaligus memperkuat kemandirian keluarga.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Suhartini Apresiasi Pemeriksaan Mata Gratis, Dorong Cakupan Diperluas

31 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Pati Buka Peluang Jeruk Pamelo Dikembangkan Jadi Wisata Agro

30 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Kastomo Dorong Anggaran Desa Ikut Perkuat Keberlanjutan Perpustakaan

29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Ali Badrudin: RUU Perampasan Aset Penting untuk Memperkuat Penegakan Hukum

29 Agustus 2026 - 14:56 WIB

DPRD Pati Dorong Seluruh Kantor Pemerintah Ramah Disabilitas

29 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Trending di Advertorial