PATI, umbara.co.id — DPRD Kabupaten Pati menekankan pentingnya memastikan setiap rupiah anggaran daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tingginya serapan APBD dinilai bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pelaksanaan program pemerintah.
Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, Yeti Kristianti, mengatakan penggunaan anggaran harus dilihat dari hasil yang dihasilkan. Program yang dibiayai APBD harus memiliki manfaat yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Jangan hanya mengejar serapan anggaran. Yang lebih penting adalah hasil akhirnya, apakah program tersebut benar-benar memberikan manfaat dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Yeti.
Menurutnya, proses perencanaan anggaran harus dilakukan secara cermat sejak awal. Setiap program perlu memiliki target yang jelas sehingga pelaksanaannya dapat dievaluasi secara objektif.
Yeti juga mendorong organisasi perangkat daerah agar tidak sekadar menjalankan kegiatan berdasarkan rutinitas. Penggunaan anggaran harus disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan dan kondisi masyarakat di lapangan.
“Anggaran daerah berasal dari uang rakyat. Maka penggunaannya harus bisa dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara administrasi, tetapi juga dari sisi manfaatnya,” ujarnya.
Dalam konteks sektor perekonomian, Yeti menilai program yang mendapatkan dukungan APBD harus mampu memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Pemberdayaan pelaku usaha, penguatan ekonomi lokal, serta program yang meningkatkan daya beli masyarakat perlu mendapatkan perhatian.
Ia menambahkan, fungsi pengawasan DPRD akan menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Evaluasi diperlukan apabila ditemukan program yang hasilnya belum sesuai dengan target.
Menurut Yeti, pengawasan tidak dimaksudkan untuk menghambat pelaksanaan pembangunan, melainkan memastikan anggaran digunakan secara efektif dan tidak keluar dari prioritas yang telah disepakati.
“Setelah anggaran ditetapkan, pekerjaan belum selesai. Justru pelaksanaannya harus dikawal supaya apa yang direncanakan benar-benar terwujud di lapangan,” tegasnya.
DPRD Pati berharap pengelolaan APBD ke depan semakin berorientasi pada hasil. Dengan demikian, anggaran daerah tidak hanya tercatat dalam laporan keuangan, tetapi juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang lebih baik.
(ADV)














