Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027 Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

Berita

“Koperasi Desa Merah Putih” Bakal Jadi Solusi Pupuk dan Kurangi Rentenir?

badge-check

Pati, 7 Maret 2025 – Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, menyoroti peran penting Koperasi Desa Merah Putih dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui video call dalam acara sosialisasi di Pendapa Kabupaten Pati, Jumat (7/3/2025), Budi Arie menjelaskan bahwa koperasi ini tidak hanya mendistribusikan pupuk bersubsidi, tetapi juga berperan dalam menyediakan sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, dan alat mesin pertanian (alsintan).

“Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi pusat distribusi sembako, pupuk, apotek, simpan pinjam, dan alsintan. Ini adalah gebrakan Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di desa,” ujar Budi Arie.

Program ini juga bertujuan untuk memberantas praktik rentenir dan tengkulak yang selama ini merugikan masyarakat. “Kita harus menghentikan rentenir dan tengkulak yang menghambat kemajuan desa. Mari sukseskan program ini bersama-sama,” tegasnya.

Bupati Pati, Sudewo, menambahkan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan mendukung distribusi gas elpiji 3 kilogram (gas melon) dan program makan bergizi gratis. “Koperasi ini akan membantu distribusi gas elpiji, sembako, alat pertanian, dan mendukung program makan bergizi gratis,” jelas Sudewo.

Koperasi Desa Merah Putih rencananya akan dibentuk di 70 ribu desa di Indonesia, termasuk 406 desa/kelurahan di Kabupaten Pati. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan menekan angka kemiskinan.

“Jika harga barang terjangkau, daya beli masyarakat akan naik, dan perekonomian desa akan berkembang. Keuntungan koperasi juga bisa digunakan untuk pembangunan desa,” tambah Sudewo.

Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, masyarakat desa diharapkan dapat lebih mandiri secara ekonomi dan terhindar dari praktik merugikan seperti rentenir dan tengkulak. Program ini juga diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengurangi kemiskinan ekstrem di pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027

3 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi

3 Oktober 2026 - 13:19 WIB

DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah

3 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah

3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel

3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Trending di Advertorial