Menu

Mode Gelap
Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal Mewujudkan Pendidikan Inklusif: DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penarikan Biaya Berkedok Komite

Advertorial

Musrenbangwil eks-karisidenan pati,Bambang Wakil ketua DPRD bahas ketahanan pangan

badge-check


					Musrenbangwil eks-karisidenan pati,Bambang Wakil ketua DPRD bahas ketahanan pangan Perbesar

Pati, umbara.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks-Karesidenan Pati di Pendopo Kabupaten Pati pada Senin (21/4/2025). Forum tersebut dihadiri oleh Bupati beserta jajaran pemerintah kabupaten se-Eks-Karesidenan Pati, meliputi Pati, Kudus, Rembang, Jepara, dan Blora.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang Provinsi yang diadakan se-Karesidenan. Diadakan dialog langsung antara masyarakat dengan Pak Gubernur,” ujar Bambang kepada *umbara.co.id*.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap, ke depannya Musrenbangwil dapat dilaksanakan lebih baik dari segi waktu, sarana prasarana, maupun aspek pendukung lainnya. “Tadi dari beberapa perwakilan kabupaten, hanya beberapa yang aktif, salah satunya Kabupaten Pati. Mungkin alokasi waktu yang belum mencukupi,” jelasnya.

Bambang menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memprioritaskan sektor ketahanan pangan pada tahun 2026. “Semua sektor krusial, tetapi tema yang disampaikan Gubernur untuk tahun 2026 adalah penekanan pada ketahanan pangan. Kami berharap APBD Pati selaras dengan kebijakan provinsi,” tegasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa Musrenbangwil menjadi forum strategis tidak hanya untuk perencanaan pembangunan, tetapi juga menyiapkan langkah konkret menuju swasembada pangan 2026.

“2026 adalah tahun yang sedang kita garap sebagai batu loncatan menuju swasembada pangan. Oleh karena itu, pembahasan di tingkat kabupaten/kota akan difokuskan pada upaya mewujudkan target tersebut,” ujar Luthfi.

Musrenbangwil ini juga menjadi ajang koordinasi antar-kabupaten untuk menyelaraskan program pembangunan dengan instruksi pemerintah pusat, khususnya dalam mewujudkan kemandirian pangan. Dengan sinergi ini, diharapkan eks-Karesidenan Pati dapat berkontribusi signifikan dalam pencapaian target ketahanan pangan Jawa Tengah.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

30 Juli 2026 - 16:01 WIB

Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah

29 Juli 2026 - 19:05 WIB

KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam

29 Juli 2026 - 18:25 WIB

Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional

22 Juli 2026 - 20:50 WIB

Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal

20 Juli 2026 - 19:25 WIB

Trending di Berita