PATI – Di tengah proses hukum yang berjalan, keluarga korban dugaan perundungan di MTs Islam Wangunrejo mengaku hingga kini belum menerima permintaan maaf dari keluarga pelaku.
Hal tersebut disampaikan Sulistiyono saat mendampingi korban menerima bantuan dari Astuti Foundation bersama Dinsos dan Kemenag Kabupaten Pati.
Menurutnya, sampai saat ini belum ada komunikasi maupun upaya langsung dari pihak keluarga pelaku untuk menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.
“Sampai sekarang belum ada inisiatif meminta maaf dari keluarga pelaku,” ungkapnya.
Meski demikian, keluarga menegaskan fokus utama saat ini adalah pemulihan kondisi korban dan menunggu proses hukum yang sedang berjalan.
Mereka berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran agar praktik perundungan tidak kembali terulang di lingkungan pendidikan.














