Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Berita

DPC GMNI se-Jatim Kecam Kericuhan dan Dugaan Intervensi Senior di Konferda 2026

badge-check


					DPC GMNI se-Jatim Kecam Kericuhan dan Dugaan Intervensi Senior di Konferda 2026 Perbesar

NGANJUK — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Jawa Timur mengecam keras dugaan aksi kekerasan dan intervensi senior dalam Konferensi Daerah (Konferda) GMNI Jatim 2026. Forum yang seharusnya menjadi ruang konsolidasi dan pertukaran gagasan tersebut diwarnai kericuhan hingga berujung pada pemukulan sejumlah kader.

Ketua DPC GMNI Jombang sekaligus perwakilan DPC GMNI se-Jatim, Dafa Raihan, menegaskan bahwa Konferda merupakan ruang ideologis dan akademis yang tidak semestinya diwarnai tindakan premanisme.

Dugaan Intervensi dan Kronologi Kericuhan
Pernyataan sikap DPC GMNI se-Jatim menyoroti beberapa poin utama terkait pemicu kericuhan:

Intervensi Senior: Dinamika memanas diduga dipicu oleh pertemuan salah satu Ketua DPC dengan seorang senior sehari sebelum Konferda, yang menghasilkan arahan untuk memaksakan kepentingan pribadi serta kandidat tertentu.

Pelanggaran Prosedur: Salah satu DPC mengundang unsur Surabaya Raya yang bukan peserta resmi tanpa persetujuan panitia.

Keterlibatan Cabang: Kericuhan dan aksi pemukulan diduga melibatkan unsur dari GMNI Jember, Pasuruan, Probolinggo, dan Surabaya Raya.

Tuntutan Hukum dan Imbauan Kader
Atas insiden tersebut, DPC GMNI se-Jatim menyampaikan dua tuntutan utama:
1. Usut Tuntas Kerusuhan: Mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas seluruh rangkaian kejadian, mulai dari pelaku pemukulan hingga aktor intelektual di balik kericuhan.
2. Menjaga Marwah Organisasi: Mengimbau seluruh kader GMNI se-Jawa Timur agar tetap solid, tidak terprovokasi agenda pribadi oknum tertentu, serta terus menjaga persatuan dan nilai-nilai organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial