Menu

Mode Gelap
Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal Mewujudkan Pendidikan Inklusif: DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penarikan Biaya Berkedok Komite

Advertorial

DPUTR Pati Bergerak Cepat, Sungai Bungou Segera Dinormalisasi

badge-check


					DPUTR Pati Bergerak Cepat, Sungai Bungou Segera Dinormalisasi Perbesar

PATI, umbara.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait kondisi Sungai Bungou di Desa Bulumanis Lor, Kecamatan Margoyoso, yang dipenuhi tumpukan sampah dan menimbulkan bau menyengat.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUTR Kabupaten Pati, Widio, memastikan pihaknya akan segera melakukan normalisasi sungai guna mengembalikan kelancaran aliran air.

“Besok, kita akan melakukan normalisasi Sungai Bungou, karena memang kondisinya banyak sampah,” ujar Widio, Minggu (10/5/2026).

Ia menyebut penanganan cepat perlu dilakukan karena tumpukan sampah tidak hanya mengganggu lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan banjir ketika debit air meningkat saat musim hujan.

“Kalau tidak segera dibersihkan, aliran air bisa tersumbat total dan memicu luapan air ke permukiman warga. Ini yang harus segera diantisipasi,” tegasnya.

Menurut Widio, normalisasi akan difokuskan pada pengangkatan sampah dan pengerukan titik-titik yang mengalami pendangkalan agar aliran Sungai Bungou kembali lancar.

Sementara itu, warga Desa Bulumanis Lor berharap penanganan tidak hanya dilakukan sekali, tetapi ada pengawasan rutin agar kondisi sungai tetap terjaga.

“Kami senang ada respon cepat dari DPUTR. Harapannya setelah dibersihkan ada pengawasan juga supaya sungai tidak kembali kotor,” kata Teguh, warga setempat.

Ia mengaku selama ini bau tidak sedap dari sungai sangat mengganggu aktivitas warga, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

30 Juli 2026 - 16:01 WIB

Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah

29 Juli 2026 - 19:05 WIB

KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam

29 Juli 2026 - 18:25 WIB

Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional

22 Juli 2026 - 20:50 WIB

Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal

20 Juli 2026 - 19:25 WIB

Trending di Berita