Menu

Mode Gelap
Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Dukung Penegakan Hukum dan Pengungkapan Dugaan Mafia Anggaran Secara Transparan Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax Series, Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tetap Perbaikan Jalan Prawoto–Batas Kudus Mulai Dikerjakan, Diawali Pengukuran dan Galian Trotoar Alun-alun Pati Dibongkar, Akan Disulap Mirip Kawasan Malioboro DPRD Pati Desak Pendataan Menyeluruh Warga Terdampak Bencana Komisi B DPRD Pati Minta Sektor Perikanan Tak Dianaktirikan dalam Bantuan Bencana

Advertorial

Ketua DPRD Pati Tekankan Mitigasi Kekeringan Harus Lebih Cepat dan Terpadu

badge-check


					Ketua DPRD Pati Tekankan Mitigasi Kekeringan Harus Lebih Cepat dan Terpadu Perbesar

PATI, umbara.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyoroti perlunya langkah antisipasi kekeringan yang lebih sigap dan terstruktur, terutama di wilayah Pati Selatan yang kerap mengalami krisis air saat musim kemarau.

Ia mengungkapkan, setiap tahun sejumlah desa di kawasan tersebut menghadapi persoalan yang sama, yakni keterbatasan akses air bersih. Kondisi ini dinilai perlu ditangani dengan perencanaan yang lebih matang, termasuk dalam hal penyediaan bantuan air bersih.

Menurut Ali, persiapan distribusi air melalui program dropping harus dilakukan lebih awal, sehingga saat kebutuhan meningkat, penyaluran dapat langsung menjangkau masyarakat terdampak tanpa keterlambatan.

“Wilayah Pati Selatan hampir setiap kemarau mengalami kesulitan air bersih. Karena itu, penanganannya harus dipersiapkan sejak awal, termasuk untuk dropping air agar distribusinya tepat waktu,” ujarnya.

Ia menegaskan, upaya penanganan kekeringan tidak bisa berjalan optimal tanpa adanya sinergi antarinstansi. Keterlibatan pemerintah daerah, BPBD, hingga pemerintah desa sangat dibutuhkan agar penyaluran bantuan lebih efektif dan merata.

Dengan koordinasi yang baik, lanjutnya, setiap wilayah yang terdampak dapat terpetakan dengan jelas sehingga bantuan tidak menumpuk di satu titik saja, melainkan tersebar sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kolaborasi antar pihak sangat penting agar penanganan kekeringan ini bisa berjalan terencana dan tidak ada wilayah yang terlewat,” imbuhnya.

Ali berharap, dengan langkah mitigasi yang lebih terorganisir, kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap dapat terpenuhi meski di tengah kondisi musim kemarau.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Dukung Penegakan Hukum dan Pengungkapan Dugaan Mafia Anggaran Secara Transparan

11 Juni 2026 - 09:27 WIB

Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax Series, Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

11 Juni 2026 - 08:23 WIB

Perbaikan Jalan Prawoto–Batas Kudus Mulai Dikerjakan, Diawali Pengukuran dan Galian

10 Juni 2026 - 11:36 WIB

Trotoar Alun-alun Pati Dibongkar, Akan Disulap Mirip Kawasan Malioboro

9 Juni 2026 - 11:38 WIB

DPRD Pati Desak Pendataan Menyeluruh Warga Terdampak Bencana

9 Juni 2026 - 11:17 WIB

Trending di Advertorial