Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Berita

Kukuh Riyanto Dipastikan Korban Pembunuhan, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

badge-check

PATI – Misteri kematian Kukuh Riyanto (34), warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, akhirnya terkuak. Hasil autopsi menyatakan Kukuh merupakan korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo, mengungkapkan, penyebab kematian Kukuh adalah hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala yang mengakibatkan perdarahan hebat di otak.

“Proses autopsi dibantu tim Dokkes Polda Jateng. Hasilnya menunjukkan adanya luka akibat benda tumpul di kepala belakang, kemungkinan besar dari batu. Selain itu, ditemukan juga lecet-lecet di tangan dan tanda-tanda pembusukan,” jelas Kompol Heri saat konferensi pers di Mapolresta Pati, Senin malam (28/7/2025).

Jenazah Kukuh sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh seorang pemburu biawak di dasar jurang sedalam 20 meter di jalan penghubung Beketel–Purwokerto, tepatnya di Dukuh Guyangan, Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen, pada Sabtu siang (26/7/2025).

Saat ditemukan, tubuh Kukuh hanya mengenakan celana dalam, dengan tali tambang mengikat leher, tangan, dan kakinya. Mayat tersebut juga terbungkus karung yang telah robek.

“Korban diduga telah meninggal sekitar delapan hari sebelum ditemukan,” imbuh Kompol Heri.

Sejumlah barang bukti telah diamankan polisi, di antaranya sebongkah batu yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban, bantal bernoda darah, pakaian milik korban, serta tali tambang yang masih berbau busuk.

Hingga kini, polisi telah memeriksa dua orang saksi yang diduga terlibat. Meski begitu, identitas pelaku belum secara resmi dirilis ke publik.

“Alhamdulillah, dari keterangan saksi dan alat bukti yang kami kumpulkan, kami telah mengantongi identitas pelaku. Tapi detailnya masih dalam pendalaman. Kami akan sampaikan lebih lanjut saat waktunya tiba,” pungkas Kompol Heri.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengungkap motif serta memastikan pelaku tunggal atau lebih dari satu orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial