Menu

Mode Gelap
Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana Wagub Jateng Dorong Generasi Muda Lestarikan Wayang dan Karawitan

Advertorial

Menggerakkan Pati Lewat Inovasi: Seruan Yeti Kristianti untuk Generasi Muda HIPMI

badge-check


					Menggerakkan Pati Lewat Inovasi: Seruan Yeti Kristianti untuk Generasi Muda HIPMI Perbesar

Pati, umbara.co.id – Di tengah dinamika pembangunan daerah, sektor pertanian dan perikanan masih menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Pati. Namun, perubahan zaman menuntut lebih dari sekadar bertahan, dibutuhkan inovasi, kolaborasi, dan jejaring yang kuat. Hal inilah yang menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, S.M., M.M.

Saat menghadiri kegiatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Pati, Yeti menyampaikan optimismenya terhadap peran generasi muda dalam membawa perubahan di sektor-sektor krusial tersebut.

“Teman-teman HIPMI kan memang dari berbagai latar belakang ya, ada di sektor perikanan, nelayan dan pertanian dengan penuh inovasi,” ucapnya dengan penuh semangat.

Sebagai anggota Komisi B yang membidangi pertanian dan kelautan, Yeti melihat HIPMI bukan hanya sekadar organisasi pengusaha muda, tetapi sebagai simpul strategis dalam membentuk ekosistem yang lebih progresif. Menurutnya, pertukaran ide dan praktik terbaik sangat mungkin terjadi di dalam jaringan HIPMI yang terus berkembang.

“Harapannya di HIPMI bisa sharing dengan cara-cara yang modern dan cara-cara terbaru untuk meningkatkan di sektor perikanan dan pertanian,” lanjutnya.

Bagi Yeti, teknologi dan pendekatan baru harus mulai diterapkan hingga ke akar rumput. Ia percaya, dengan jejaring yang luas, HIPMI mampu menjembatani pelaku usaha lokal dengan teknologi mutakhir.

“Karena di HIPMI jaringannya luas, jadi mereka punya banyak ilmu untuk kembangkan teknologi terbaru di bidang pertanian dan perikanan,” tegasnya.

Di balik kata-katanya, tersirat visi besar: melihat Kabupaten Pati bukan hanya sebagai lumbung pangan tradisional, tapi sebagai daerah yang adaptif dan siap bersaing di era digital. Baginya, kunci dari semua itu ada pada kolaborasi lintas sektor—antara pemerintah, pengusaha muda, dan masyarakat lokal.

Dengan semangat kolaboratif dan dorongan inovatif yang terus digaungkan, Yeti berharap sektor pertanian dan perikanan di Pati tak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan membawa kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Bibit Durian Musangking dan Blackthorn Mengalir ke Gunungwungkal

2 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bupati Sudewo Tinjau Sentra Tape, Jeruk Pamelo, dan Kopi di Gembong

2 Januari 2026 - 20:05 WIB

Gerindra Pati Sambut 2026 dengan Komitmen Dukung Presiden Prabowo

31 Desember 2025 - 14:31 WIB

Kembang Api dan Keramaian Tahun Baru 2026 Dilarang di Pati

30 Desember 2025 - 08:08 WIB

Dorong Literasi Lingkungan, Bupati Kudus Resmikan Insinerator Sederhana

29 Desember 2025 - 16:11 WIB

Trending di Berita