Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Menggerakkan Pati Lewat Inovasi: Seruan Yeti Kristianti untuk Generasi Muda HIPMI

badge-check


					Menggerakkan Pati Lewat Inovasi: Seruan Yeti Kristianti untuk Generasi Muda HIPMI Perbesar

Pati, umbara.co.id – Di tengah dinamika pembangunan daerah, sektor pertanian dan perikanan masih menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Pati. Namun, perubahan zaman menuntut lebih dari sekadar bertahan, dibutuhkan inovasi, kolaborasi, dan jejaring yang kuat. Hal inilah yang menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, S.M., M.M.

Saat menghadiri kegiatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Pati, Yeti menyampaikan optimismenya terhadap peran generasi muda dalam membawa perubahan di sektor-sektor krusial tersebut.

“Teman-teman HIPMI kan memang dari berbagai latar belakang ya, ada di sektor perikanan, nelayan dan pertanian dengan penuh inovasi,” ucapnya dengan penuh semangat.

Sebagai anggota Komisi B yang membidangi pertanian dan kelautan, Yeti melihat HIPMI bukan hanya sekadar organisasi pengusaha muda, tetapi sebagai simpul strategis dalam membentuk ekosistem yang lebih progresif. Menurutnya, pertukaran ide dan praktik terbaik sangat mungkin terjadi di dalam jaringan HIPMI yang terus berkembang.

“Harapannya di HIPMI bisa sharing dengan cara-cara yang modern dan cara-cara terbaru untuk meningkatkan di sektor perikanan dan pertanian,” lanjutnya.

Bagi Yeti, teknologi dan pendekatan baru harus mulai diterapkan hingga ke akar rumput. Ia percaya, dengan jejaring yang luas, HIPMI mampu menjembatani pelaku usaha lokal dengan teknologi mutakhir.

“Karena di HIPMI jaringannya luas, jadi mereka punya banyak ilmu untuk kembangkan teknologi terbaru di bidang pertanian dan perikanan,” tegasnya.

Di balik kata-katanya, tersirat visi besar: melihat Kabupaten Pati bukan hanya sebagai lumbung pangan tradisional, tapi sebagai daerah yang adaptif dan siap bersaing di era digital. Baginya, kunci dari semua itu ada pada kolaborasi lintas sektor—antara pemerintah, pengusaha muda, dan masyarakat lokal.

Dengan semangat kolaboratif dan dorongan inovatif yang terus digaungkan, Yeti berharap sektor pertanian dan perikanan di Pati tak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan membawa kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial