Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945 DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu Ali Badrudin Tegaskan DPRD Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa

Advertorial

Pemkab Pati Perkuat MPP dan Satgas Investasi, Investor Tiongkok Lirik Pelabuhan Juwana

badge-check


					Pemkab Pati Perkuat MPP dan Satgas Investasi, Investor Tiongkok Lirik Pelabuhan Juwana Perbesar

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Gerai Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Rapat Koordinasi Tim Satgas Percepatan Investasi Kabupaten Pati di Ruang Kembang Joyo Setda Kabupaten Pati, Senin (25/5). Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat realisasi investasi di Kabupaten Pati.

Rapat dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, jajaran Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, instansi yang tergabung dalam gerai Mall Pelayanan Publik, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Dalam arahannya, Chandra menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati terus berupaya meningkatkan realisasi investasi melalui pengembangan berbagai sektor unggulan daerah.

Menurutnya, saat ini pemerintah daerah mulai membuka komunikasi dengan sejumlah investor yang tertarik menanamkan modal di Kabupaten Pati, salah satunya di sektor pelabuhan perikanan.

Ia menyebut, terdapat gabungan investor asal Tiongkok yang berencana membangun pelabuhan kapal ikan di Pelabuhan Ujung, Kecamatan Juwana.

“Ini sesuatu yang menggembirakan bagi perikanan Kabupaten Pati, karena mereka tidak hanya membangun infrastruktur terkait pelabuhan kapal tetapi juga menerima hasil dari perikanan Kabupaten Pati,” ujar Chandra.

Ia menilai tingginya minat investor masuk ke Kabupaten Pati harus diimbangi dengan kesiapan pelayanan publik yang optimal, terutama melalui Mall Pelayanan Publik dan Tim Satgas Percepatan Investasi.

“Jadi banyak yang ingin berinvestasi di Kabupaten Pati, makanya kesiapan dari mall pelayanan publik itu sangat penting, dan harapan kami Satgas ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Pemkab Pati, lanjut Chandra, juga berkomitmen memberikan kemudahan pelayanan perizinan investasi, mulai dari Persetujuan Penggunaan Gedung (PPG), AMDAL, hingga berbagai dokumen pendukung lainnya agar investor merasa nyaman dalam menjalankan usahanya di Kabupaten Pati.

“Saya kira jika mereka terlayani dengan baik, mereka akan menularkan dan menginformasikan ke teman-teman perusahaan yang lain untuk berinvestasi di Kabupaten Pati,” ungkapnya.

Melalui penguatan pelayanan publik dan pembukaan peluang investasi baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati optimistis target investasi daerah tahun 2026 dapat tercapai sesuai harapan.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup : Sekjen DPP GMNI temui Menteri LH Bahas Penguatan Pasal 33 UUD 1945

5 Juni 2026 - 20:58 WIB

DPRD Pati Nilai Aturan Pajak UMKM Saat Ini Masih Memberatkan Pelaku Usaha Kecil

2 Juni 2026 - 13:15 WIB

DPRD Pati Usulkan Batas Omzet Pajak UMKM Naik Jadi Rp6 Juta per Bulan

2 Juni 2026 - 13:14 WIB

Jaza Khoerul Sofyan Tekankan Kepatuhan Regulasi dalam Pemilihan Penyedia Pengadaan

2 Juni 2026 - 13:12 WIB

DPRD Pati Minta Spesifikasi Pengadaan Tidak Mengarah pada Merek Tertentu

2 Juni 2026 - 13:10 WIB

Trending di Advertorial