Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Advertorial

Teguh Bandang Minta Pemerintah Pastikan Akses Air Bersih Warga Tetap Terjaga

badge-check


					Teguh Bandang Minta Pemerintah Pastikan Akses Air Bersih Warga Tetap Terjaga Perbesar

PATI, umbara.co.id — Menurunnya ketersediaan air bersih saat musim kemarau dinilai perlu mendapat respons serius dari pemerintah daerah. Pemenuhan kebutuhan air masyarakat disebut tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan warga, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai mengering.

Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, meminta pemerintah segera memberi perhatian kepada desa-desa yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air. Menurutnya, kondisi tersebut menyangkut kebutuhan dasar yang harus tetap dipenuhi meski kemarau berlangsung panjang.

Teguh menilai persoalan air bersih tidak hanya berpengaruh terhadap kebutuhan konsumsi rumah tangga. Keterbatasan air juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kebersihan, hingga kondisi kesehatan masyarakat.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kalau sumur warga mulai tidak mampu memenuhi kebutuhan, pemerintah harus hadir memberikan solusi supaya beban masyarakat tidak semakin berat,” ujar Teguh.

Ia mendorong agar penanganan dilakukan dalam dua sisi. Untuk wilayah yang sudah mengalami krisis, pemerintah perlu mempercepat distribusi bantuan air. Sementara itu, kawasan yang berulang kali terdampak perlu mendapatkan langkah antisipasi agar persoalan serupa tidak terus terjadi setiap musim kemarau.

Teguh juga mengingatkan agar penyaluran bantuan dilakukan secara merata. Kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber air perlu menjadi perhatian dalam pendataan maupun distribusi.

“Jangan sampai warga yang sebenarnya terdampak justru tidak menerima bantuan karena persoalan pendataan atau koordinasi. Penanganannya harus adil dan menyentuh seluruh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mempertahankan pelayanan dasar selama musim kemarau. Selain respons cepat terhadap kondisi saat ini, upaya jangka panjang untuk memperkuat akses air bersih dinilai penting agar masyarakat memiliki sumber air yang lebih aman dan berkelanjutan.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial