Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Berita

144 Mahasiswa UGM dan 92 dari IPB Jalani KKN di Pati, Bupati Targetkan Program Produktif

badge-check


					144 Mahasiswa UGM dan 92 dari IPB Jalani KKN di Pati, Bupati Targetkan Program Produktif Perbesar

Pati – Bupati Pati, Sudewo, secara resmi menerima kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Pendopo Kabupaten Pati pada Senin (23/6). Penyambutan ini menjadi awal dari pelaksanaan program KKN yang tersebar di sejumlah kecamatan di Pati.

“Kami ucapkan terima kasih kepada UGM dan IPB karena telah mempercayakan Kabupaten Pati sebagai lokasi KKN,” ujar Bupati Sudewo dalam sambutannya.

Sudewo menegaskan bahwa kehadiran para mahasiswa harus mampu memberikan kontribusi nyata dan bersinergi dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Pati. Ia secara khusus menyoroti pentingnya sektor pendidikan dan pertanian sebagai fokus utama program kerja KKN.

“Program pertanian 10 ton per hektar tolong dikawal. Kami harap para mahasiswa bisa menjadi bagian dari upaya ini,” tegasnya.

Untuk mendukung keberhasilan program KKN, Pemkab Pati akan menugaskan dinas terkait agar mendampingi dan memonitor setiap kegiatan mahasiswa. Sudewo juga mengajak para peserta KKN untuk menikmati kekayaan kuliner khas Pati, seperti nasi gandul yang sudah melegenda.

“Nasi Gandul itu tidak diragukan lagi. Siapa pun yang sudah pernah makan pasti ingin mencoba lagi,” tambahnya dengan semangat.

Diketahui, sebanyak 144 mahasiswa UGM akan menjalankan KKN di enam kecamatan, sedangkan 92 mahasiswa IPB tersebar di enam kecamatan lainnya. Bupati berharap, keberadaan mereka tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga dapat memperkuat promosi potensi lokal Kabupaten Pati ke tingkat nasional.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam memajukan Pati,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial