Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Advertorial

Cirebon Jadi Contoh, DPRD Pati Bahas Inovasi Pengolahan Sampah

badge-check


					Cirebon Jadi Contoh, DPRD Pati Bahas Inovasi Pengolahan Sampah Perbesar

Pati, umbara.co.id – Komisi C DPRD Kabupaten Pati melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Cirebon selama dua hari, yakni pada 22 hingga 23 April 2025. Fokus utama kunjungan ini adalah mempelajari sistem pengolahan sampah organik yang telah diterapkan di daerah tersebut.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, yang turut serta mendampingi rombongan, menyampaikan bahwa pengolahan sampah menjadi pupuk organik menjadi sorotan utama selama kunjungan.

“Saya mendampingi Komisi C dalam kunker ke Cirebon. Salah satu pembahasan pentingnya soal pengolahan sampah, khususnya sampah organik,” ujar Hardi saat ditemui usai kembali ke Pati pada Rabu (23/4/2025).

Anggota DPRD Senior ini juga mengungkapkan bahwa sejauh ini pengolahan sampah di Pati masih belum optimal. Masih minim tenaga ahli dan fasilitas yang memadai untuk pengolahan skala besar.

“Yang bisa mengelola baru sebagian kecil. Untuk sistem yang besar memang belum ada. Harapan kami, ke depan pengolahan bisa lebih maksimal,” tandasnya.

Menurut Hardi, Pati memiliki potensi besar untuk mengembangkan pengolahan sampah organik, mengingat volume sampah yang terus meningkat setiap harinya. Ia menilai, jika dikelola dengan baik, sampah bisa diubah menjadi produk yang lebih bermanfaat, seperti pupuk.

“Pati ini kan luas dan lahannya memadai. Sampahnya juga banyak. Sayang kalau tidak diolah. Mestinya bisa dimanfaatkan jadi pupuk organik dengan bantuan mesin,” jelasnya.

Melalui kunjungan kerja ini, Komisi C berharap dapat mendorong Pemkab Pati untuk menerapkan teknologi serupa, agar persoalan sampah bisa teratasi sekaligus memberi nilai tambah secara ekonomi dan lingkungan.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial