Menu

Mode Gelap
GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

Berita

GARUDA & Jam Malam Anak: Inovasi Bupati Pati untuk Generasi Muda yang Unggul

badge-check


					GARUDA & Jam Malam Anak: Inovasi Bupati Pati untuk Generasi Muda yang Unggul Perbesar

Pati – Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, Bupati Pati, Sudewo, menghadiri acara Halalbihalal Keluarga Besar Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati pada Rabu (30/4). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan arahan strategis yang menekankan peran penting PKK dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah, khususnya di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pati, Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Sekretaris Daerah beserta istri, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Camat se-Kabupaten Pati.

Dalam pidatonya, Bupati Sudewo menyampaikan harapannya agar jajaran PKK, dari tingkat kabupaten hingga desa, aktif mendukung dan menyosialisasikan program-program prioritasnya. “Saya ingin PKK menjadi garda terdepan dalam mendukung kebijakan saya, terutama yang menyangkut masa depan generasi muda. Saya akan segera melaunching tagline baru: GARUDA, Generasi Adaptif, Rajin, Unggul, dan Berdaya Saing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sudewo menyampaikan dua pesan moral sebagai bentuk komitmennya dalam pembangunan karakter generasi muda:
1. “Nilai yang kau dapat harus kau pertanggungjawabkan terhadap ilmu yang kau kuasai.”
2. “Satu tetes keringat orang tuamu harus kau hargai untuk menjemput masa depanmu.”

Kedua pesan tersebut menjadi landasan bagi kebijakan baru yang tengah disusun, termasuk rencana penerapan sistem sekolah lima hari untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Bupati menegaskan bahwa optimalisasi waktu belajar sangat penting untuk mendorong produktivitas siswa.

“Kalau anak pulang terlalu cepat, otaknya belum bekerja secara penuh. Tapi jika mereka belajar sampai sore, kemudian ikut pengajian, dan malamnya tetap belajar, maka itu akan menciptakan ritme yang produktif dan mendidik karakter,” ujarnya.

Selain itu, Sudewo juga menyoroti pentingnya kebijakan jam malam anak sebagai langkah preventif terhadap kenakalan remaja dan penyimpangan sosial. Kebijakan ini diharapkan dapat melindungi generasi muda dari pengaruh negatif dan membentuk disiplin yang lebih baik.

Dengan semangat Halalbihalal, Bupati berharap sinergi antara PKK dan pemerintah daerah dapat semakin kuat dalam mewujudkan Pati yang lebih maju dan berkarakter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan

21 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Trending di Advertorial