Menu

Mode Gelap
TMMD ke-128 Resmi Dibuka, Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Kualitas Hidup Warga Desa Diskominfo Pati Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi Publik Lewat Pelatihan Teknis PPID Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

Berita

GARUDA & Jam Malam Anak: Inovasi Bupati Pati untuk Generasi Muda yang Unggul

badge-check


					GARUDA & Jam Malam Anak: Inovasi Bupati Pati untuk Generasi Muda yang Unggul Perbesar

Pati – Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, Bupati Pati, Sudewo, menghadiri acara Halalbihalal Keluarga Besar Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati pada Rabu (30/4). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan arahan strategis yang menekankan peran penting PKK dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah, khususnya di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pati, Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Sekretaris Daerah beserta istri, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Camat se-Kabupaten Pati.

Dalam pidatonya, Bupati Sudewo menyampaikan harapannya agar jajaran PKK, dari tingkat kabupaten hingga desa, aktif mendukung dan menyosialisasikan program-program prioritasnya. “Saya ingin PKK menjadi garda terdepan dalam mendukung kebijakan saya, terutama yang menyangkut masa depan generasi muda. Saya akan segera melaunching tagline baru: GARUDA, Generasi Adaptif, Rajin, Unggul, dan Berdaya Saing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sudewo menyampaikan dua pesan moral sebagai bentuk komitmennya dalam pembangunan karakter generasi muda:
1. “Nilai yang kau dapat harus kau pertanggungjawabkan terhadap ilmu yang kau kuasai.”
2. “Satu tetes keringat orang tuamu harus kau hargai untuk menjemput masa depanmu.”

Kedua pesan tersebut menjadi landasan bagi kebijakan baru yang tengah disusun, termasuk rencana penerapan sistem sekolah lima hari untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Bupati menegaskan bahwa optimalisasi waktu belajar sangat penting untuk mendorong produktivitas siswa.

“Kalau anak pulang terlalu cepat, otaknya belum bekerja secara penuh. Tapi jika mereka belajar sampai sore, kemudian ikut pengajian, dan malamnya tetap belajar, maka itu akan menciptakan ritme yang produktif dan mendidik karakter,” ujarnya.

Selain itu, Sudewo juga menyoroti pentingnya kebijakan jam malam anak sebagai langkah preventif terhadap kenakalan remaja dan penyimpangan sosial. Kebijakan ini diharapkan dapat melindungi generasi muda dari pengaruh negatif dan membentuk disiplin yang lebih baik.

Dengan semangat Halalbihalal, Bupati berharap sinergi antara PKK dan pemerintah daerah dapat semakin kuat dalam mewujudkan Pati yang lebih maju dan berkarakter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TMMD ke-128 Resmi Dibuka, Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Kualitas Hidup Warga Desa

22 April 2026 - 21:11 WIB

Diskominfo Pati Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi Publik Lewat Pelatihan Teknis PPID

22 April 2026 - 20:57 WIB

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Trending di Berita