Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Berita

Menjaga Kepercayaan: Muslikan Dorong BKK Lebih Terbuka dan Komunikatif

badge-check


					Menjaga Kepercayaan: Muslikan Dorong BKK Lebih Terbuka dan Komunikatif Perbesar

Pati, umbara.co.id – Di sudut kantor Bank BKK Cabang Tambakromo, tampak suasana yang sedikit berbeda dari biasanya. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi B hadir dalam kunjungan kerja. Di antara mereka, Muslikan, Ketua Komisi B, tampil cukup vokal.

Bukan tanpa alasan. Dalam kunjungannya, Muslikan menyampaikan keprihatinan sekaligus harapan besar: agar BKK di seluruh Kabupaten Pati berbenah dalam manajemen. Yang utama, kata dia, adalah soal transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Kami ingin sistem manajemennya lebih baik lagi, lebih transparan dalam segala hal,” ucap Muslikan, tegas namun tetap santun.

Sebagai wakil rakyat, Muslikan menyadari betul peran penting lembaga keuangan seperti BKK di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Namun ia juga melihat celah—terutama dalam hal komunikasi antara BKK dan para nasabah, yang tak jarang menimbulkan salah paham.

Ia mencontohkan bagaimana informasi terkait kredit kadang tidak disampaikan secara utuh. Hal itu, lanjutnya, bisa berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi keuangan milik daerah tersebut.

“Komunikasi dengan nasabah, terutama terkait kredit, harus benar-benar sesuai dengan aturan. Jangan sampai ada informasi yang tidak lengkap atau disalahpahami,” tutur politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini.

Baginya, membangun pola komunikasi yang sehat bukan sekadar rutinitas layanan, tetapi fondasi utama kepercayaan. Dalam pandangannya, kepercayaan itu yang akan membuka pintu-pintu baru: calon nasabah yang tertarik, usaha mikro yang tumbuh, hingga roda perekonomian desa yang bergerak lebih dinamis.

“Jika komunikasi dengan nasabah baik, tak hanya masalah bisa dihindari, tapi kepercayaan baru juga akan datang. Itulah harapan kami terhadap BKK ke depan,” tandasnya.

Kunjungan itu pun berakhir dengan harapan yang menguat. Di sela-sela aktivitas kantor, kata-kata Muslikan menggema—seolah jadi pengingat bahwa kepercayaan tidak dibangun dalam sehari, tapi bisa hilang dalam sekejap jika komunikasi tak dijaga.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial