Menu

Mode Gelap
GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

Berita

Menjaga Kepercayaan: Muslikan Dorong BKK Lebih Terbuka dan Komunikatif

badge-check


					Menjaga Kepercayaan: Muslikan Dorong BKK Lebih Terbuka dan Komunikatif Perbesar

Pati, umbara.co.id – Di sudut kantor Bank BKK Cabang Tambakromo, tampak suasana yang sedikit berbeda dari biasanya. Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi B hadir dalam kunjungan kerja. Di antara mereka, Muslikan, Ketua Komisi B, tampil cukup vokal.

Bukan tanpa alasan. Dalam kunjungannya, Muslikan menyampaikan keprihatinan sekaligus harapan besar: agar BKK di seluruh Kabupaten Pati berbenah dalam manajemen. Yang utama, kata dia, adalah soal transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Kami ingin sistem manajemennya lebih baik lagi, lebih transparan dalam segala hal,” ucap Muslikan, tegas namun tetap santun.

Sebagai wakil rakyat, Muslikan menyadari betul peran penting lembaga keuangan seperti BKK di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Namun ia juga melihat celah—terutama dalam hal komunikasi antara BKK dan para nasabah, yang tak jarang menimbulkan salah paham.

Ia mencontohkan bagaimana informasi terkait kredit kadang tidak disampaikan secara utuh. Hal itu, lanjutnya, bisa berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi keuangan milik daerah tersebut.

“Komunikasi dengan nasabah, terutama terkait kredit, harus benar-benar sesuai dengan aturan. Jangan sampai ada informasi yang tidak lengkap atau disalahpahami,” tutur politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini.

Baginya, membangun pola komunikasi yang sehat bukan sekadar rutinitas layanan, tetapi fondasi utama kepercayaan. Dalam pandangannya, kepercayaan itu yang akan membuka pintu-pintu baru: calon nasabah yang tertarik, usaha mikro yang tumbuh, hingga roda perekonomian desa yang bergerak lebih dinamis.

“Jika komunikasi dengan nasabah baik, tak hanya masalah bisa dihindari, tapi kepercayaan baru juga akan datang. Itulah harapan kami terhadap BKK ke depan,” tandasnya.

Kunjungan itu pun berakhir dengan harapan yang menguat. Di sela-sela aktivitas kantor, kata-kata Muslikan menggema—seolah jadi pengingat bahwa kepercayaan tidak dibangun dalam sehari, tapi bisa hilang dalam sekejap jika komunikasi tak dijaga.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan

21 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Trending di Advertorial