Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Menggerakkan Pati Lewat Inovasi: Seruan Yeti Kristianti untuk Generasi Muda HIPMI

badge-check


					Menggerakkan Pati Lewat Inovasi: Seruan Yeti Kristianti untuk Generasi Muda HIPMI Perbesar

Pati, umbara.co.id – Di tengah dinamika pembangunan daerah, sektor pertanian dan perikanan masih menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Pati. Namun, perubahan zaman menuntut lebih dari sekadar bertahan, dibutuhkan inovasi, kolaborasi, dan jejaring yang kuat. Hal inilah yang menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, S.M., M.M.

Saat menghadiri kegiatan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Pati, Yeti menyampaikan optimismenya terhadap peran generasi muda dalam membawa perubahan di sektor-sektor krusial tersebut.

“Teman-teman HIPMI kan memang dari berbagai latar belakang ya, ada di sektor perikanan, nelayan dan pertanian dengan penuh inovasi,” ucapnya dengan penuh semangat.

Sebagai anggota Komisi B yang membidangi pertanian dan kelautan, Yeti melihat HIPMI bukan hanya sekadar organisasi pengusaha muda, tetapi sebagai simpul strategis dalam membentuk ekosistem yang lebih progresif. Menurutnya, pertukaran ide dan praktik terbaik sangat mungkin terjadi di dalam jaringan HIPMI yang terus berkembang.

“Harapannya di HIPMI bisa sharing dengan cara-cara yang modern dan cara-cara terbaru untuk meningkatkan di sektor perikanan dan pertanian,” lanjutnya.

Bagi Yeti, teknologi dan pendekatan baru harus mulai diterapkan hingga ke akar rumput. Ia percaya, dengan jejaring yang luas, HIPMI mampu menjembatani pelaku usaha lokal dengan teknologi mutakhir.

“Karena di HIPMI jaringannya luas, jadi mereka punya banyak ilmu untuk kembangkan teknologi terbaru di bidang pertanian dan perikanan,” tegasnya.

Di balik kata-katanya, tersirat visi besar: melihat Kabupaten Pati bukan hanya sebagai lumbung pangan tradisional, tapi sebagai daerah yang adaptif dan siap bersaing di era digital. Baginya, kunci dari semua itu ada pada kolaborasi lintas sektor—antara pemerintah, pengusaha muda, dan masyarakat lokal.

Dengan semangat kolaboratif dan dorongan inovatif yang terus digaungkan, Yeti berharap sektor pertanian dan perikanan di Pati tak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan membawa kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial