Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Advertorial

Ketika Mbah Mustiin Tak Bisa Lagi Berdiri, Hj. Suhartini Hadir Membantu

badge-check


					Ketika Mbah Mustiin Tak Bisa Lagi Berdiri, Hj. Suhartini Hadir Membantu Perbesar

Pati, umbara.co.id – Di Desa Payang Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, seorang lansia bernama Mbah Mustiin hanya bisa terbaring dan menatap hari-hari yang berat. Tulang kakinya patah, langkahnya terhenti, dan aktivitasnya pun dibatasi. Namun, di tengah keheningan itu, datang secercah harapan dibawa oleh sosok wakil rakyat yang memilih hadir, bukan hanya dari balik meja, tetapi langsung menyapa dari dekat.

Adalah Hj. Suhartini, Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, yang secara langsung mengunjungi Mbah Mustiin. Ia datang bukan sekadar membawa perhatian, tetapi juga membawa solusi.

“Alhamdulillah, sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pati, saya turut hadir membantu warga yang sedang mengalami musibah,” ucap Hj. Suhartini, dengan mata yang menyiratkan empati mendalam.

Melihat kondisi Mbah Mustiin yang belum bisa berjalan normal akibat patah tulang, Suhartini pun tak tinggal diam. Dengan gerak cepat, ia mengajukan permohonan bantuan tongkat kepada Dinas Sosial Kabupaten Pati, sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan sang lansia.

“Mbah Mustiin mengalami patah tulang dan belum bisa berjalan normal. Untuk mendukung proses pemulihannya, saya telah mengajukan permohonan bantuan tongkat kepada Dinas Sosial,” jelasnya, yang juga duduk di Komisi D DPRD Pati.

Baginya, bantuan sederhana seperti tongkat bukan sekadar alat bantu, tetapi simbol semangat untuk bangkit.
“Semoga alat bantu ini dapat memudahkan beliau dalam latihan berjalan dan mempercepat proses kesembuhannya,” harap Suhartini.

Dalam kesempatan itu, Suhartini kembali menegaskan bahwa tugas sebagai wakil rakyat bukan hanya soal kebijakan, tapi tentang hadir saat rakyat membutuhkan.

“Kami terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di saat-saat sulit,” tandasnya penuh keyakinan.

Kisah ini bukan hanya tentang Mbah Mustiin atau Hj. Suhartini. Ini adalah pengingat bahwa secuil empati bisa menjadi kekuatan besar bagi mereka yang sedang terjatuh. Sebuah tongkat mungkin tampak sederhana, tetapi di tangan yang tepat, ia bisa menjadi penopang harapan.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial