Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Ketika Mbah Mustiin Tak Bisa Lagi Berdiri, Hj. Suhartini Hadir Membantu

badge-check


					Ketika Mbah Mustiin Tak Bisa Lagi Berdiri, Hj. Suhartini Hadir Membantu Perbesar

Pati, umbara.co.id – Di Desa Payang Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, seorang lansia bernama Mbah Mustiin hanya bisa terbaring dan menatap hari-hari yang berat. Tulang kakinya patah, langkahnya terhenti, dan aktivitasnya pun dibatasi. Namun, di tengah keheningan itu, datang secercah harapan dibawa oleh sosok wakil rakyat yang memilih hadir, bukan hanya dari balik meja, tetapi langsung menyapa dari dekat.

Adalah Hj. Suhartini, Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, yang secara langsung mengunjungi Mbah Mustiin. Ia datang bukan sekadar membawa perhatian, tetapi juga membawa solusi.

“Alhamdulillah, sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pati, saya turut hadir membantu warga yang sedang mengalami musibah,” ucap Hj. Suhartini, dengan mata yang menyiratkan empati mendalam.

Melihat kondisi Mbah Mustiin yang belum bisa berjalan normal akibat patah tulang, Suhartini pun tak tinggal diam. Dengan gerak cepat, ia mengajukan permohonan bantuan tongkat kepada Dinas Sosial Kabupaten Pati, sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan sang lansia.

“Mbah Mustiin mengalami patah tulang dan belum bisa berjalan normal. Untuk mendukung proses pemulihannya, saya telah mengajukan permohonan bantuan tongkat kepada Dinas Sosial,” jelasnya, yang juga duduk di Komisi D DPRD Pati.

Baginya, bantuan sederhana seperti tongkat bukan sekadar alat bantu, tetapi simbol semangat untuk bangkit.
“Semoga alat bantu ini dapat memudahkan beliau dalam latihan berjalan dan mempercepat proses kesembuhannya,” harap Suhartini.

Dalam kesempatan itu, Suhartini kembali menegaskan bahwa tugas sebagai wakil rakyat bukan hanya soal kebijakan, tapi tentang hadir saat rakyat membutuhkan.

“Kami terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di saat-saat sulit,” tandasnya penuh keyakinan.

Kisah ini bukan hanya tentang Mbah Mustiin atau Hj. Suhartini. Ini adalah pengingat bahwa secuil empati bisa menjadi kekuatan besar bagi mereka yang sedang terjatuh. Sebuah tongkat mungkin tampak sederhana, tetapi di tangan yang tepat, ia bisa menjadi penopang harapan.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial