Menu

Mode Gelap
KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung. Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati Pasar Imlek Dibuka di Pecinan Pati, Fasilitasi 75 UMKM Bangkitkan Ekonomi Warga

Berita

Kukuh Riyanto Dipastikan Korban Pembunuhan, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

badge-check

PATI – Misteri kematian Kukuh Riyanto (34), warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, akhirnya terkuak. Hasil autopsi menyatakan Kukuh merupakan korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo, mengungkapkan, penyebab kematian Kukuh adalah hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala yang mengakibatkan perdarahan hebat di otak.

“Proses autopsi dibantu tim Dokkes Polda Jateng. Hasilnya menunjukkan adanya luka akibat benda tumpul di kepala belakang, kemungkinan besar dari batu. Selain itu, ditemukan juga lecet-lecet di tangan dan tanda-tanda pembusukan,” jelas Kompol Heri saat konferensi pers di Mapolresta Pati, Senin malam (28/7/2025).

Jenazah Kukuh sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh seorang pemburu biawak di dasar jurang sedalam 20 meter di jalan penghubung Beketel–Purwokerto, tepatnya di Dukuh Guyangan, Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen, pada Sabtu siang (26/7/2025).

Saat ditemukan, tubuh Kukuh hanya mengenakan celana dalam, dengan tali tambang mengikat leher, tangan, dan kakinya. Mayat tersebut juga terbungkus karung yang telah robek.

“Korban diduga telah meninggal sekitar delapan hari sebelum ditemukan,” imbuh Kompol Heri.

Sejumlah barang bukti telah diamankan polisi, di antaranya sebongkah batu yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban, bantal bernoda darah, pakaian milik korban, serta tali tambang yang masih berbau busuk.

Hingga kini, polisi telah memeriksa dua orang saksi yang diduga terlibat. Meski begitu, identitas pelaku belum secara resmi dirilis ke publik.

“Alhamdulillah, dari keterangan saksi dan alat bukti yang kami kumpulkan, kami telah mengantongi identitas pelaku. Tapi detailnya masih dalam pendalaman. Kami akan sampaikan lebih lanjut saat waktunya tiba,” pungkas Kompol Heri.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengungkap motif serta memastikan pelaku tunggal atau lebih dari satu orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

2 Maret 2026 - 11:50 WIB

Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman

28 Februari 2026 - 10:34 WIB

Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif

25 Februari 2026 - 13:59 WIB

KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah

11 Februari 2026 - 14:54 WIB

Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati

7 Februari 2026 - 12:07 WIB

Trending di Berita