Menu

Mode Gelap
KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung. Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati Pasar Imlek Dibuka di Pecinan Pati, Fasilitasi 75 UMKM Bangkitkan Ekonomi Warga

Berita

Harga Jagung Pipil di Pati Sentuh Rp 4.700 per Kilogram, Petani Raup Untung Besar

badge-check


					Harga Jagung Pipil di Pati Sentuh Rp 4.700 per Kilogram, Petani Raup Untung Besar Perbesar

PATI – Jagung pipil hasil panen raya di Desa Brati, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, kini mencapai harga tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Selama tiga minggu terakhir, harga jagung menyentuh Rp 4.700 per kilogram, jauh lebih tinggi dibanding rata-rata harga sebelumnya.

Masrukan, salah seorang petani Desa Brati, mengaku harga tersebut membawa keuntungan besar bagi petani.

“Petani yang sudah ada panen raya di Brati, harga saat ini Rp 4.700, artinya petani sangat untung banyak dari modal usaha tani, karena belum pernah dapat harga segitu. Biasanya untuk bicara tahun lalu Rp 4.000 hingga Rp 3.900 per kilogram,” ujarnya kepada suarakabar.co.id, Rabu (1/10/2025).

Berdasarkan catatan para petani, harga jagung pipil mulai naik sejak awal panen. Pada minggu pertama, harga masih di kisaran Rp 4.400 per kilogram, kemudian terus merangkak hingga mencapai Rp 4.700 per kilogram saat ini.

“Panen sejak tiga minggu yang lalu, pada hari pertama harga Rp 4.400 per kilogram, merangkak naik. Itu yang beli masih tingkatan tengkulak,” jelas Masrukan.

Di Desa Brati, mayoritas petani memilih menanam jagung varietas P27 Gajah. Varietas ini dinilai memiliki batang dan akar yang kuat serta lebih tahan terhadap roboh. Selain itu, keseragaman penggunaan varietas juga membantu menekan serangan hama penyakit.

“Khusus Brati hampir 100 persen P27 Gajah. Keunggulannya karena kami kompak sehingga nanti hama penyakitnya bisa ditekan,” tambahnya.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, kenaikan harga ini cukup signifikan. Pada periode yang sama tahun 2024, harga jagung pipil hanya berkisar di bawah Rp 4.000 per kilogram. Pencapaian harga Rp 4.700 per kilogram kali ini menjadi rekor baru yang memberikan harapan besar bagi kesejahteraan petani jagung di Pati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPU Lampung Tengah Laksanakan Audiensi Dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.

2 Maret 2026 - 11:50 WIB

Israel Lancarkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Khamenei Dipindahkan ke Lokasi Aman

28 Februari 2026 - 10:34 WIB

Tak Sekadar Status, Pati Targetkan Dampak Nyata dari Predikat Kabupaten Kreatif

25 Februari 2026 - 13:59 WIB

KPK Dalami Aliran Uang Sudewo ke KSPPS Artha Bahana Syariah

11 Februari 2026 - 14:54 WIB

Panen Raya Bukti Program 1 Hektar 10 Ton Terwujud di Pati

7 Februari 2026 - 12:07 WIB

Trending di Berita