Menu

Mode Gelap
GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

Berita

Camat dan Kapolsek Juwana Satu Suara: Premanisme Harus Dihilangkan dari Pati

badge-check


					Camat dan Kapolsek Juwana Satu Suara: Premanisme Harus Dihilangkan dari Pati Perbesar

Pati – Ratusan warga yang tergabung dalam Aksi Solidaritas Pati Timur Cinta Damai menggelar aksi damai di Alun-Alun Juwana, Kabupaten Pati, Senin (13/10/2025). Dalam aksi tersebut, massa menuntut Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati agar segera mengusut tuntas kasus pengeroyokan dan pembakaran rumah milik Teguh Istiyanto, tokoh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Selain masyarakat, aksi ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah. Camat Juwana Sunaryo dan Kapolsek Juwana AKP Mudofar turut naik ke podium menemui massa dan bahkan ikut menandatangani petisi dukungan untuk penegakan hukum dan pemberantasan premanisme di Pati.

Dalam orasinya, Camat Juwana Sunaryo menyampaikan dukungannya terhadap aksi damai masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah menolak segala bentuk kekerasan dan premanisme yang mencederai rasa aman warga.

“Kami peduli terhadap pemerintah dan masyarakat terkait kekerasan serta premanisme. Negara kita adalah negara hukum yang melindungi dan mengayomi seluruh warga negara Indonesia. Maka dari itu, kekerasan dan premanisme harus dihilangkan, baik di Indonesia, di Kabupaten Pati, maupun di Juwana,” tegas Sunaryo di hadapan peserta aksi.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan menjaga kedamaian di Pati, tanpa saling bermusuhan.

“Sudah selayaknya Kabupaten Pati maju, dan Kecamatan Juwana damai. Dengan rasa kebersamaan, kekompakan, dan harmonisasi, mari kita tunjukkan bahwa kita semua bersaudara untuk menciptakan Juwana dan Kabupaten Pati yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Juwana AKP Mudofar menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen menegakkan hukum dan tidak akan membiarkan aksi premanisme terjadi di wilayah hukumnya.

“Polisi sudah jelas tugasnya, salah satunya adalah penegakan hukum. Dalam hal ini kami akan mengusut tuntas para pelaku premanisme,” ujarnya.

AKP Mudofar menekankan bahwa setiap tindakan premanisme merupakan pelanggaran hukum yang harus ditindak secara tegas.

“Preman adalah orangnya, premanisme adalah tindakannya. Segala tindakan premanisme melanggar hukum, berarti harus ditindak tegas,” tegasnya di hadapan massa aksi.

Aksi damai yang digelar oleh Aksi Solidaritas Pati Timur Cinta Damai ini berjalan tertib hingga akhir. Peserta aksi membubarkan diri dengan tertib setelah menyerahkan petisi kepada aparat dan menyanyikan lagu kebangsaan sebagai simbol persatuan.

Dengan dukungan dari pemerintah kecamatan dan kepolisian, masyarakat berharap agar kasus kekerasan dan pembakaran rumah Teguh Istiyanto dapat segera dituntaskan secara adil dan transparan, serta menjadi momentum untuk menghapus praktik premanisme di Kabupaten Pati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GMNI Kota Medan Demo di Depan Kantor DPRD, Soroti Rapor Merah Tata Kelola Pemerintahan

21 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Trending di Advertorial