Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027 Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

Advertorial

Banyak Aduan PBI BPJS Dinonaktifkan, Komisi B DPRD Pati Siap Tindaklanjuti

badge-check


					Banyak Aduan PBI BPJS Dinonaktifkan, Komisi B DPRD Pati Siap Tindaklanjuti Perbesar

PATI, umbara.co.id – Masa Reses Tahap I Tahun 2026 yang dilaksanakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati telah selesai digelar. Dalam kegiatan tersebut, berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat disampaikan langsung kepada para wakil rakyat.

Salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan warga adalah terkait penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada program BPJS Kesehatan.

Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, mengatakan pihaknya menerima cukup banyak aduan dari masyarakat mengenai status kepesertaan PBI BPJS Kesehatan yang tiba-tiba dinonaktifkan.

“Terkait banyaknya aduan masyarakat mengenai PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan, kami di Komisi B DPRD Kabupaten Pati menerima cukup banyak aspirasi dari warga yang merasa keberatan dan kebingungan karena status kepesertaannya tiba-tiba tidak aktif,” ujar Muslihan.

Menurutnya, program PBI BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat kurang mampu dalam memperoleh layanan kesehatan. Oleh karena itu, penonaktifan kepesertaan tanpa pemahaman yang jelas dari masyarakat menimbulkan keresahan.

“Padahal, PBI BPJS Kesehatan ini sangat membantu masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Ketika statusnya dinonaktifkan, tentu berdampak langsung pada akses layanan kesehatan mereka, terutama bagi warga yang sedang membutuhkan pengobatan,” lanjutnya.

Muslihan menegaskan, Komisi B DPRD Pati akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak terkait agar masyarakat yang berhak tetap bisa mendapatkan perlindungan layanan kesehatan melalui program PBI BPJS Kesehatan.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat melakukan pendataan secara lebih akurat serta memberikan sosialisasi yang jelas kepada masyarakat agar tidak terjadi kebingungan terkait status kepesertaan program jaminan kesehatan tersebut.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027

3 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi

3 Oktober 2026 - 13:19 WIB

DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah

3 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah

3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel

3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Trending di Advertorial