Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Legislator PDIP Nilai Peralihan ke Tebu Masih Wajar, Minta Pemerintah Jaga Harga Ketela

badge-check


					Legislator PDIP Nilai Peralihan ke Tebu Masih Wajar, Minta Pemerintah Jaga Harga Ketela Perbesar

PATI, umbara.co.id – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Sudi Rustanto, menilai peralihan sebagian petani ketela ke tanaman tebu sebagai langkah yang logis di tengah tekanan ekonomi akibat fluktuasi harga komoditas.

Menurutnya, petani pada dasarnya memiliki strategi bertahan dengan menyesuaikan pilihan tanam terhadap kondisi pasar. Ketika harga ketela merosot dan berpotensi merugikan, beralih ke komoditas lain menjadi pilihan yang sulit dihindari.

“Ini bagian dari strategi bertahan petani. Ketika harga ketela anjlok dan menimbulkan kerugian, mereka pasti mencari alternatif yang lebih menjanjikan seperti tebu,” ujarnya.

Meski demikian, Sudi menegaskan bahwa pergeseran tersebut belum terjadi secara besar-besaran. Ia menyebut ketela masih menjadi komoditas utama yang diandalkan oleh mayoritas petani di wilayah Pati.

“Peralihannya tidak masif, hanya sebagian kecil saja. Artinya, ketela masih menjadi komoditas utama yang diandalkan,” jelasnya.

Kendati masih dalam batas wajar, ia mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak mengabaikan kondisi tersebut. Tanpa langkah antisipatif, peralihan dikhawatirkan bisa semakin meluas dan berdampak pada keberlanjutan produksi ketela.

“Kalau harga tidak dijaga, petani bisa terus meninggalkan ketela. Ini yang harus diantisipasi sejak sekarang,” tegasnya.

Ia pun mendorong adanya kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan kepastian bagi petani agar tetap bertahan menanam komoditas ketela.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial