Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027 Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

Berita

Komisi D Soroti Pungutan Sekolah, Minta Dana BOS Dimaksimalkan

badge-check


					Komisi D Soroti Pungutan Sekolah, Minta Dana BOS Dimaksimalkan Perbesar

PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golkar, Endah Sri Wahyuningati atau yang akrab disapa Mbak Ning, menyoroti masih adanya pungutan dan berbagai iuran di sekolah negeri yang dinilai memberatkan orang tua siswa.

Ia menegaskan bahwa praktik tersebut tidak seharusnya terjadi jika pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilakukan secara optimal dan tepat sasaran.

“Sekolah negeri seharusnya tidak membebani orang tua dengan berbagai pungutan. Dana BOS itu sudah ada untuk mendukung kebutuhan operasional,” tegas Mbak Ning.

Ia juga menyinggung kegiatan seperti outing class yang kerap menjadi alasan adanya iuran tambahan. Menurutnya, kegiatan tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran sekolah dan tidak boleh bersifat memaksa.

“Kalau kegiatan itu memberatkan orang tua, sebaiknya dievaluasi. Jangan sampai pendidikan justru menjadi beban bagi masyarakat,” ujarnya.

Mbak Ning meminta agar OPD terkait memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap satuan pendidikan, sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.

“Pengawasan harus diperketat. Jangan sampai ada celah yang dimanfaatkan sehingga merugikan wali murid,” katanya.

Ia juga mendorong agar transparansi penggunaan dana BOS ditingkatkan, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas peruntukan anggaran tersebut.

“Kami ingin pengelolaan anggaran pendidikan benar-benar terbuka dan tepat sasaran. Tujuannya jelas, agar kualitas pendidikan meningkat tanpa membebani orang tua,” tandasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027

3 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi

3 Oktober 2026 - 13:19 WIB

DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah

3 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah

3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel

3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Trending di Advertorial