Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Berita

Komisi D Soroti Pungutan Sekolah, Minta Dana BOS Dimaksimalkan

badge-check


					Komisi D Soroti Pungutan Sekolah, Minta Dana BOS Dimaksimalkan Perbesar

PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golkar, Endah Sri Wahyuningati atau yang akrab disapa Mbak Ning, menyoroti masih adanya pungutan dan berbagai iuran di sekolah negeri yang dinilai memberatkan orang tua siswa.

Ia menegaskan bahwa praktik tersebut tidak seharusnya terjadi jika pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilakukan secara optimal dan tepat sasaran.

“Sekolah negeri seharusnya tidak membebani orang tua dengan berbagai pungutan. Dana BOS itu sudah ada untuk mendukung kebutuhan operasional,” tegas Mbak Ning.

Ia juga menyinggung kegiatan seperti outing class yang kerap menjadi alasan adanya iuran tambahan. Menurutnya, kegiatan tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran sekolah dan tidak boleh bersifat memaksa.

“Kalau kegiatan itu memberatkan orang tua, sebaiknya dievaluasi. Jangan sampai pendidikan justru menjadi beban bagi masyarakat,” ujarnya.

Mbak Ning meminta agar OPD terkait memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap satuan pendidikan, sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.

“Pengawasan harus diperketat. Jangan sampai ada celah yang dimanfaatkan sehingga merugikan wali murid,” katanya.

Ia juga mendorong agar transparansi penggunaan dana BOS ditingkatkan, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas peruntukan anggaran tersebut.

“Kami ingin pengelolaan anggaran pendidikan benar-benar terbuka dan tepat sasaran. Tujuannya jelas, agar kualitas pendidikan meningkat tanpa membebani orang tua,” tandasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial