Menu

Mode Gelap
Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal Mewujudkan Pendidikan Inklusif: DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penarikan Biaya Berkedok Komite

Berita

Pesantren Masih Jadi Pilihan Orang Tua, Muntamah: Seimbangkan Ilmu Agama dan Pendidikan Umum

badge-check


					Pesantren Masih Jadi Pilihan Orang Tua, Muntamah: Seimbangkan Ilmu Agama dan Pendidikan Umum Perbesar

PATI, umbara.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menilai pendidikan pesantren hingga kini masih menjadi pilihan utama banyak orang tua dalam menentukan masa depan pendidikan anak. Menurutnya, keunggulan pesantren terletak pada kemampuannya memadukan pendidikan agama dengan pendidikan umum secara seimbang.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, keseimbangan tersebut menjadi bekal penting bagi anak untuk menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan agama.

“Saya punya harapan besar anak-anak saya itu pendidikan agama dan tujuan umumnya seimbang. Sehingga orang tua juga lebih mudah mengendalikan, karena dia sudah tahu ajaran agama: dengan orang tua harus sopan, dengan guru harus tawaduk,” ujar Muntamah.

Ia menilai, sistem pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab sejak usia dini. Hal tersebut dinilai menjadi alasan kuat mengapa pesantren tetap dipercaya masyarakat.

Menurut Muntamah, generasi muda saat ini membutuhkan pondasi moral yang kuat agar mampu menghadapi derasnya pengaruh perkembangan teknologi dan media sosial. Karena itu, pendidikan agama harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas ilmu pengetahuan.

“Kalau hanya mengejar prestasi akademik tanpa dibarengi akhlak yang baik, tentu akan kurang lengkap. Anak harus pintar, tetapi juga memiliki etika, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengakui beberapa kasus yang terjadi di sejumlah pesantren sempat memengaruhi kepercayaan masyarakat. Namun menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh menjadi dasar untuk menghakimi seluruh lembaga pesantren.

Muntamah berharap seluruh pengelola pesantren terus melakukan pembenahan agar kualitas pendidikan semakin baik dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

“Pesantren itu pilihan bagus asal kita jeli. Kuncinya seimbang, ilmu umum didapat, pendidikan agama kuat, dan akhlak tetap terjaga,” pungkasnya.

Ia menambahkan, keberadaan pesantren merupakan bagian penting dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas serta karakter yang kuat sebagai bekal membangun bangsa.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tekan Kematian Ibu, Pemkab Pati Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

30 Juli 2026 - 16:01 WIB

Kepemimpinan Baru Polresta Pati Diharapkan Perkuat Pelayanan dan Sinergi Daerah

29 Juli 2026 - 19:05 WIB

KPK Dalami OTT Pemalang, Status Hukum Ditentukan dalam 24 Jam

29 Juli 2026 - 18:25 WIB

Haji Wartoyo Optimistis Mas Dar Mampu Pimpin Badan Gizi Nasional

22 Juli 2026 - 20:50 WIB

Plt Bupati Pati Ingin Program MBG Gerakkan Ekonomi Lokal

20 Juli 2026 - 19:25 WIB

Trending di Berita