Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027 Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

Berita

ABK KM. Kuro Kuro Tewas Tenggelam di Sungai Silugonggo, Pati

badge-check


					ABK KM. Kuro Kuro Tewas Tenggelam di Sungai Silugonggo, Pati Perbesar

Pati, 25 Maret 2025 – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM. Kuro Kuro, Febrian Pamungkas (25), warga Desa Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dan tenggelam di alur Sungai Silugonggo, Juwana, Pati. Kejadian nahas ini terjadi pada Senin (24/03/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.  

Menurut keterangan dua saksi mata, Suwarto (48) dan Zaenal Abidin (50), insiden bermula saat KM. Kuro Kuro sedang menarik KM. Puji Jaya Poler (GT. 29) dari dok perbaikan sekitar pukul 18.45 WIB. Posisi kapal yang berhimpitan dengan KM. Aji Mina Perkasa (GT. 98) memaksa Febrian untuk memindahkan tali pengikat di buritan kapal.  

“Korban terpeleset dan terjatuh ke sungai. Saksi yang berada di lokasi langsung berupaya menolong dengan menyelami area kejadian,” ujar Kapolresta Pati melalui Kompol Hendrik Irawan, Kasat Polairud Polresta Pati.  

Laporan kejadian diterima Satpolairud Polresta Pati pukul 19.15 WIB. Tim yang dipimpin Kanit Patroli Ipda Sunardi segera diterjunkan untuk melakukan pencarian.  

“Setelah dilakukan penyisiran di sekitar TKP, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi kepala terbenam dalam lumpur,” jelas Kompol Hendrik.  

Hasil pemeriksaan Tim Inafis Satreskrim Polresta Pati dan tim medis Puskesmas Juwana menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada jenazah. Febrian kemudian dievakuasi ke RSUD Suwondo Pati untuk pemeriksaan lebih lanjut.  

“Kami telah melakukan tindakan kepolisian, termasuk pencatatan keterangan saksi, olah TKP, dan pemeriksaan jenazah,” tambah Kompol Hendrik.  

Kejadian ini mengingatkan pentingnya keselamatan kerja di perairan. Kondisi sungai yang licin dan berarus deras dapat membahayakan, terutama saat manuver kapal. Pekerja diimbau selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) dan mematuhi prosedur keselamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027

3 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi

3 Oktober 2026 - 13:19 WIB

DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah

3 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah

3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel

3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Trending di Advertorial